SuaraKalbar.id - Seekor orangutan betina dievakuasi tim Satreskrim Polres Mempawah disalah satu rumah warga Desa Wak Tapak, Kelurahan Tanjung , Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Orangutan betina tersebut berusia lima tahun dan dipelihara oleh warga berinisial AY. Selama dipelihara, hewan endemik Indonesia ini dirantai sang pemilik.
Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP. M Reski Rizal mengungkapkan, evakuasi tersebut berdasarkan adanya laporan dari masyarakat yang mengetahui AY memelihara hewan dilindungi itu.
Mendengar hal ini, polisi langsung bergegas menuju kerumah AY untuk melakukan pemeriksaan.
"Di lokasi itu kita temukan ada salah satu satwa yang dilindungi, pemilik sempat menolak tapi kita berikan pemahaman bahwa memelihara satwa yang dilindungi dapat melanggar Undang-Undang,"katanya saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/8/2020).
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap primata yang nyaris punah tersebut. Setelah diperiksa kondisi orang utan itu dinyatakan sehat.
"Kita cek untuk membuktikan bahwa kondisinya sehat," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga menambahkan, setelah dievakuasi orangutan tersebut dibawa ke dokter hewan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terhadap kesehatannya.
Tulus Sinaga menyebut bahwa berdasarkan pengakuan sang pemilik, orangutan itu dipeliharanya kurang lebih selama tiga tahun.
Baca Juga: Ngeyel Tak Pakai Masker di Bali, Denda Rp 100 Ribu Menanti
"Meski dirantai orangutan itu tampak jinak, dan menurut pengakuan warga yakni AY, dia memeliharanya sudah tiga tahun," ungkapnya.
Sebelumnya, seekor orangutan dewasa juga pernah ditemukan dalam kondisi sehat di kebun milik warga Desa Sungai Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.
Orangutan itu diperkirakan berusia sekitar 30-40 tahun diselamatkan tim gabungan Wildlife Rescue Unit (WRU) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar dan International Animal Rescue (IAR) Indonesia.
Kontributor: Eko Susanto
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?
-
BRI Peduli Hadirkan Aksi Nyata Jaga Kebersihan Mandalika di Ajang MotoGP 2026
-
BRI Pertahankan Posisi Merek Paling Bernilai di Indonesia di Tengah Persaingan Industri Keuangan
-
Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring
-
Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap