SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji ambil tindakan untuk mengatasi stok oksigen yang menipis di wilayahnya. Sutarmidji melobi Malaysia dan menembusi daerah lain.
Keterbatasan ketersediaan oksigen terjadi di sejumlah rumah sakit di Kalbar. Bahkan di RSUD Putussibau, dilaporkan kehabisan oksigen, Selasa (20/7/2021).
Sutarmijdi mengaku wilayahnya memang kekurangan pemasok oksigen. Karenanya, pihaknya tengah mengupayakan pasokan oksigen dari dua daerah, yakni Batam dan Serawak, Malaysia.
"Oksigen memang terbatas , dari lima pemasok hanya dua yang bisa didatangkan dari Jakarta, kami sudah upayakan dari Batam dan sedang lobi dengan Serawak," kata Sutarmidji seperti dikutip dari Antara, Rabu (21/7/2021).
Pria yang karib disapa Bang Midji itu mengatakan untuk mengantisipasi ketersediaan oksigen di rumah sakit di daerah, harus ada kontrol dari bupati.
Terkait kekosongan oksigen di rumah sakit di Putussibau, gubernur menyebutkan tergantung dari manajemen rumah sakit dalam mengantisipasi ketersediaan oksigen.
"Kepala daerah harus mengantisipasi sejak awal, jangan sudah kosong baru ribut. Beberapa daerah yang manajemen baik tidak masalah walau pun ketersediaan pas-pasan," ucap Sutarmidji.
Dia menyebutkan tidak ada pemberlakuan khusus terhadap daerah di Kalbar terkait penyediaan oksigen.
"Sepanjang ketersediaan ada, semua kami perlakukan sama. Intinya mereka (rumah sakit) harus hitung ketahanan oksigen di rumah sakit mereka," katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan agar bupati di daerah masing-masing selalu melakukan kontrol terhadap manajemen rumah sakit.
"Jadi sangat tergantung manajemen rumah sakit dan kontrol bupati," pungkasya.
Baca Juga: Tujuh Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai
-
Pria Bersenjata Coba Masuk Kediaman Trump di Florida Ditembak Mati
-
Jangan Asal Makan Saat Puasa! Ini Tips Pola Makan Sehat Selama Ramadan
-
Kecelakaan Maut di Sambas: Dua Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Mobil Box