SuaraKalbar.id - Es bongko, menjadi minuman khas Pontianak yang sudah jarang ditemukan. Sebab barang kali hanya ditemukan saat bulan Ramadhan.
Es bongko atau yang dikenal dengan ati pari merupakan salah satu sajian minuman segar dari kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Minuman yang juga menjadi favorit saat Ramadhan tiba ini terbuat dari tepung hunkwe dengan kuah terbuat dari santan dan gula merah.
Sekilas, hidangan ini memang mirip dengan kolak.
Nah, jika kamu ingin mencoba membuatnya di rumah, kamu bisa lho mengikuti resep satu ini, yang dikutip dari Cookpad kiriman Nia Bayens.
Bahan-bahan:
- 90 gr tepung hunkwe
- 400 ml santan sedang
- 250 ml air jus pandan atau air + pasta pandan
- 4 sdm gula pasir 1/2 sdt garam
Bahan kuah:
- 600 ml santan sedang
- 150 gr gula merah
- 2 sdm gula pasir
- 1/2 sdt garam
- 1 lembar daun pandan
Pelengkap sesuai selera:
- Secukupnya cincau hitam siap pakai
- Secukupnya pacar Cina
- Secukupnya es batu
Cara membuat:
Baca Juga: Pemerintah Hentikan Aktivitas Jemaat Ahmadiyah Indonesia di Kalimantan Barat
- Campur rata tepung hunkwe, santan, jus pandan, gula dan garam. Masak dengan api sedang sampai meletup-letup dan mengental sambil terus diaduk.
- Angkat dan tuang ke dalam wadah yang sudah diolesi minyak goreng tipis-tipis. Dinginkan. Lalu potong sesuai selera.
- Untuk kuahnya, campur rata santan, gula merah, gula pasir, garam dan daun pandan. Masak dengan api sedang sambil diaduk terus sampai mendidih. Angkat dan dinginkan.
- Untuk l pelengkapnya, rebus pacar Cina sampai matang, tiriskan. Potong cincau hitam sesuai selera.
- Tata bongko, bahan pelengkap dan kuah di dalam mangkuk saji, beri es batu, aduk rata dan sajikan.
Jumlah: 3 porsi
Lama pengerjaan: 60 menit
Kontributor : Kiki Oktaliani
Berita Terkait
-
Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita
-
Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
-
Viral Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi Pimpin Daerahnya: Kalau Bisa Kucium Lututnya
-
Berobat ke Malaysia, Langkah Gubernur Kalbar Ria Norsan Disorot di Tengah Kabar Pemeriksaan KPK
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan
-
Pilot 20 Tahun Pengalaman, Kisah Capt Marindra Wibowo di Balik Tragedi Helikopter Sekadau
-
Siapa Patrick Kee? Eksekutif Malaysia Korban Helikopter Jatuh di Sekadau
-
8 Fakta Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir Bos Sawit Malaysia Berakhir Tragis