SuaraKalbar.id - Usai menetapkan sejumlah tersangka dalam pertikaian berdarah di kawasan Beting, Pontianak Timur beberapa waktu lalu, kini Polresta Pontianak telah kembali menetapkan sejumlah tersangka dalam kericuhan tersebut.
Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Andi Herindra mengatakan pihaknya terus melaksanakan penyelidikan, terkait permasalahan itu.
“Kami telah menetapkan delapan orang tersangka dalam pertikaian berdarah, antara dua kelompok dengan menggunakan senjata tajam tersebut yang terjadi di wilayah kampung beting, kami pun terus lakukan penyelidikan, terkait permasalahan tersebut,” ungkapnya, melansir dari SuaraKalbar.co.id--Jaringan Suara.com, Minggu (13/2/2022).
Ia menjelaskan, penetapan tersebut berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang ada. Ia bahkan membeberkan 8 orang tersangka itu asalnya dari mana-mana saja.
“Delapan orang yang telah kami tetapkan ini terdiri dari dua sisi. Yakni, tiga tersangka dari daerah Beting dan limanya dari wilayah Siantan,” tambahnya.
Ia memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, ia menyebut ada beberapa orang yang mengalami luka dan harus di rawat ke rumah sakit.
“Tetapi tiga orang mengalami luka luka dan ada yang sampai sekarang masih di rawat di rumah sakit,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Terhitung Parah, Kasus Covid-19 di Pontianak Capai Angka 8,5 Persen, Wako Edi Rusdi Kamtono Beri Imbauan Ini
-
Mengaku Sebagai Tetangga Baru, Pria Ini Pura-pura Meminjam Tangga tapi Tak Kunjung Dikembalikan
-
Maraknya Aktivitas Pedagang, Pengemis Hingga Pengamen di Lampu Merah, Pemkot Pontianak Akan Lakukan Pembinaan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Viral 'Cium Lutut' ke Dedi Mulyadi, 5 Fakta Krisantus Kurniawan, Politisi PDIP dan Harta Kekayaannya