SuaraKalbar.id - Kepala Bidang Perlindungan Anak, DSP3A Kabupaten Bengkayang, Liberti menyebut kasus kekerasan perempuan dan anak di Bengkayang cenderung meningkat dari tahun ke tahun.
Kasus tertinggi kekerasan perempuan dan anak di Bengkayang terjadi pada tahun 2021 di mana jumlahnya mencapai 54 kasus.
Data yang dihimpun Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Bengkayang menunjukakan di tahun 2018 tercatat 37 kasus kekerasan perempuan dan anak. Kemudian, di tahun 2019 sedikit turun menjadi 32 kasus. Namun, pada tahun 2020 meningkat tajam dengan jumlah 42 kasus. Puncaknya, di tahun 2021, tercatat 54 kasus.
Menurut Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Bengkayang, sepanjang lima tahun terakhir, terdapat 171 kasus kekerasan perempuan dan anak terjadi di Kabupaten Bengkayang.
“Dan di tahun 2022 hingga Maret ini, sudah terdapat empat kasus. Dua tambahan kasus masih belum lengkap,” pungkasnya.
https://insidepontianak.com/2022/03/14/kekerasan-perempuan-dan-anak-di-bengkayang-lima-tahun-terakhir-capai-171-kasus/
Tag
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Kasus Penipuan, Sepatu hingga Rumah Doni Salmanan Disita Polisi, Netizen: Koruptor Diginiin Juga Dong
-
Gubernur Kalbar Sutarmidji Serahkan Air dan Tanah Kepada Presiden Jokowi, Netizen Berharap Kalbar Ikut Maju
-
Sutarmidji Serahkan Air dan Tanah dari Sungai Kapuas dan Sungai Landak untuk IKN
-
Muhaimin Iskandar Sebut Kekerasan Seksual Rawan Terjadi di Asrama, Peran Pesantren Penting dalam Pencegahan
-
Bertelanjang Dada di Pinggir Pantai, Ilham Putra Yuda, Pesepak Bola Pontianak yang Main di Liga Spanyol Bikin Gaduh
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan