SuaraKalbar.id - Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat pesonanya memang sudah tidak diragukan lagi. Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan mengatakan, salah satu objek wisata andalan di Kalbar ini masuk dalam 15 danau prioritas menuju ketahanan air di Indonesia.
Hal itu disampaikannya, usai Rapat Koordinasi Penguatan Implementasi Penyelamatan Perairan Darat Menuju Ketahanan Air Indonesia yang diselenggarakan oleh Direktorat Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait.
"Danau Sentarum masuk dalam prioritas nasional berdasarkan Peraturan Presiden nomor 60 Tahun 2021 Tentang penyelamatan danau prioritas nasional yang merupakan salah satu wujud percepatan penanganan danau prioritas," kata Fransiskus Diaan, usai mengikuti Rapat, di Jakarta, mengutip Antara Selasa (16/3/2022).
Fransiskus menyebutkan, dalam rapat tersebut juga dibahas mengenai perencanaan pembangunan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024.
Diadakannya rakor tersebut, untuk kesepahaman para pihak tentang penyelamatan perairan darat dan meningkatnya koordinasi dan sinergi antar pihak dalam penyelamatan perairan darat.
"Untuk mewujudkan ketahanan air tersebut, danau merupakan salah satu perairan darat yang harus diperhatikan dan dilaksanakan penyelamatannya," jelas Fransiskus.
Dirinya berharap, hasil Rakor akan berdampak positif bagi masyarakat khususnya masyarakat Kapuas Hulu karena sebagian besar masyarakat di sana bergantung pada sungai dan danau.
Berita Terkait
-
Akan Jadi Jalan Utama Menuju IKN, BPN Prioritaskan Beri Sertifikat Tanah Warga di Putussibau Selatan
-
594 Warga di Putussibau Terima Sertifikat Tanah, Bupati Sis : Tidak Ada Lagi yang Bisa Mengkalim
-
Pertama di Kapuas Hulu, Wisata Arung Jeram Orotan Tundun Len, Destinasi Baru yang Wajib Disambangi
-
Kapuas Hulu Waspada Banjir, Ini Imbauan BPBD
-
Banjir Terjang Kapuas Hulu, Lebih 6 Ribu Jiwa Terdampak di 6 Kecamatan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?