SuaraKalbar.id - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak Saptiko mengungkapkan, volume sampah di Kota Pontianak mengalami peningkatan hingga 20 persen selama bulan Ramadan.
Dirinya menjelaskan, peningkatan volume sampah tersebut, disebabkan perubahan dan peningkatan pola konsumsi masyarakat, serta banyaknya pasar-pasar juadah.
“Peningkatan volume sampah tersebut sekitar 10 sampai 20 persen, dari hari-hari biasanya,” katanya.
Saptiko mengungkapkan, normalnya volume sampah di Kota Pontianak sebanyak 350 ton dalam satu hari.
“Menurut data yang kami himpun, volume sampah meningkat sekitar 10 sampai 20 persen hal ini disebabkan perubahan dan peningkatan pola konsumsi masyarakat, serta banyaknya pasar-pasar juadah,” terangnya.
Dirinya menambahkan, sepanjang bulan ramadan ini, sebagian besar sampah yang dibuang masyarakat tersebut merupakan sampah organik, serta sebagian kecilnya adalah sampah anorganik.
Pihaknya pun berupaya meningkatkan pelayanan guna menyikapi peningkatan volume sampah.
“Kami berupaya meningkatkan layanan dengan menambah pengangkutan dan personel, bahkan melemburkan petugas agar tidak terjadi penumpukan sampah,” katanya melansir suarakalbar.co.id-jaringan suara.com-.
Dalam kesempatan tersebut, Saptiko pun mengimbau kepada masyarakat agar dapat melakukan pembuangan sampah di waktu yang sudah ditentukan tak hanya itu, dirinya pun meminta masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Berita Terkait
-
Temukan Lima Pasangan Bukan Suami Istri di Penginapan, Polisi: Kita Beritahu Orang Tua, Agar Tahu Kelakuan Anaknya
-
Simak! Tips Agar Kebutuhan Nutrisi Selama Puasa Ramadhan Tercukupi
-
Apa Boleh Salat Tahajud Setelah Salat Witir di Bulan Ramadhan, Ini Penjelasannya
-
Menu Ramadhan: Biar Tak Bosan Sama Nasi, Coba Resep Nasi Daun Jeruk Ini
-
Selain Berpuasa, 5 Amalan Ini Sangat Dianjurkan di Bulan Ramadhan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
528 Hunian Sementara di Aceh Utara Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2026
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan