SuaraKalbar.id - Viral video seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) selamatkan bendera sang saka merah putih saat kebakaran di Pasar Beringin, Sungai Pinyuh, Mempawah, Kalimantan Barat.
Sebelumnya diketahui Pasar Beringin mengalami kebakaran yang cukup besar hingga menghanguskan puluhan rumah toko (ruko) pada Kamis (03/08) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Kobaran api cukup besar hingga membumbung tinggi, bahkan sejumlah bangunan roboh akibat terlahap api.
Namun dalam kejadian tersebut, terdapat momen yang cukup haru diabadikan oleh masyarakat. Momen tersebut adalah seorang prajurit TNI yang menyelamatkan sebuah bendera di tengah puing-puing kebakaran.
Dalam video yang diunggahan akun Instagram @dailypontianak, awalnya memperlihatkan TNI tersebut tampak berjalan di antara puing-puing kebakaran di tengah para pemadam yang masih berusaha memadamkan api.
“Disaat pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api, ada salah seorang prajurit TNI yang berjalan menuju puing-puing kebakaran,” tulis akun @dailypontianak.
Bukan tanpa sebab, ternyata TNI tersebut sengaja berjalan untuk mengambil bendera Indonesia yang tergeletak di tanah tak ikut terbakar api.
Tanpa ragu usai mengambil bendera tersebut, dirinya langsung membasuh membersihkan bendera dengan bantuan selang air pemadam kebakaran (damkar).
Tak sampai disitu, setelah dirasa cukup bersih sang TNI kemudian dengan bangga mengikat bendera merah putih ke lehernya dan kembali bertugas.
Akibat aksi TNI tersebut, video tersebut lantas viral dan menarik banyak perhatian, bahkan tak sedikit netizen yang memberikan ucapan respek kepadanya.
“Langsung merinding liat video ini. TNI akan selalu bersama rakyat. Bangga dan salam hormat kepada pak BABISA tersebut,” tulis @kam***
“Salam hormat untuk bapak TNI-nya,” tulis @egy***
“Bravo TNI. Bangga punya bapak mantan Babinsa yang tak kenal lelah melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” tulis @ade***
“Hormat kepada didikan TNI yang cinta negara,” tambah lainnya.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
Viral, 7 Fakta Pernikahan Mariana Wanita 41 Tahun dengan Remaja 16 Tahun di Kalbar, Masuk Pelecehan Seksual?
-
Jadi Saksi Kasus Suap Kabasarnas, KPK Serahkan 3 Tersangka ke Puspom TNI untuk Diperiksa
-
Berawal dari Patah Hati, Wanita Usia 41 Tahun di Kalbar Nikahi Anak Teman yang Masih di Bawah Umur
-
Bukan Bahasa Mandarin, Ini 3 Bahasa yang Digunakan Etnis Tionghoa di Kalbar
-
3 Lokasi Rawan Karhutla di Pesisir Barat, Dalam Pemantauan Polisi
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Nasib Tragis Bos Perusahaan Malaysia, Tewas Usai Helikopter Jatuh di Hutan Rimba Kalbar
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
4 Korban Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Teridentifikasi, Termasuk Pilot dan CEO KPN Corp
-
Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau Tanpa Black Box, Ini Dampaknya pada Investigasi