SuaraKalbar.id - Bencana longsor terjadi di jalan sekitar bukit Vandering perbatasan Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung dengan Desa Pasti Jaya Kecamatan Samalantan, Bengkayang, Kalimantan Barat pada Kamis (16/11/23).
Longsor tersebut diduga karena hujan yang turun sejak pukul 14.00 Wib hingga malam pada hari tersebut.
Sementara itu, akibat bencana tersebut, akses Jalan Bengkayang-Singkawang nyaris lumpuh.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkayang, Dwi Bertha Meiliani membenarkan kejadian longsornya jalan di sekitar bukit Vandering tersebut.
Dwi mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat terkait insiden jalan longsor itu.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak Kepolisian Sektor atau Polsek setempat untuk meminta bantuan pasang garis polisi yang dapat memantulkan cahaya karena kalau mau pasang penerangan tidak ada aliran listrik,” katanya seperti dikutip dari suarakalbarcoid jejaring kalbar.suara.com, Jumat.
Selain itu, pihaknya juga telah membuat rambu peringatan serta melaporkan kejadian tersebut ke BPBD provinsi agar dapat di tindak lanjuti karena akses jalan Bengkayang- Singkawang merupakan jalan di bawah kewenangan PUPR Provinsi Kalbar.
Dwi pun mengimbau agar warga yang melintas dari Bengkayang menuju Singkawang dan sebaliknya agar berhati-hati.
"Dikhawatirkan timbulnya beberapa longsor susulan,” katanya.
Baca Juga: Tegas! Walhi Kalbar Minta Pemerintah Cabut rencana Energi Nuklir dalam RPJPD Kalbar
Berita Terkait
-
Tegas! Walhi Kalbar Minta Pemerintah Cabut rencana Energi Nuklir dalam RPJPD Kalbar
-
Seorang Tahanan Lolos Jadi Caleg DPRD Ketapang Kalbar, Pengamat: Dapat SKCK dari Mana?
-
Bawaslu Bakal Panggil KPU Buntut Tahanan jadi Caleg PKB di Ketapang Kalbar
-
Tahanan Lapas Lolos Jadi Caleg PKB di Ketapang Kalbar
-
Beredar Alat Peraga Kampanye Salahi Aturan di Singkawang Kalbar, Tim Gabungan Lakukan Penertiban
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat