Daniel sendiri mengakui turut bertanya-tanya mengenai siapa pelaku yang mengeluarkan izin pertambangan di kawasan konservasi tersebut. Ia tak segan menuturkan bahwa pelaku harus di proses secara hukum jika kedapatan mengetahui bahwa tambang tersebut akan berdiri secara ilegal.
“Izin tersebut jika memang sudah dikeluarkan makan harus dicabut. Siapa yang mengeluarkan izin? Harus dicari tahu. Jika memang ilegal, maka segera disegel dan diproses secara hukum,” tegasnya.
Namun meskipun jika ada izin secara legal, Daniel menyebutkan harus ada evaluasi terkait hal tersebut dengan harapan izin dapat segera di cabut dan kawasan Pulau Gelam tetap terjaga dan dilindungi.
Selain itu, kehadiran tambang tersebut ternyata telah sempat diadukan masyarakat sekitar kepada pihak berwajib. Hal ini lantas membuat Daniel berharap pihak berwenang mampu mendengarkan aspirasi rakyat.
Baca Juga: Nelayan Perempuan Pulau Gelam Paling Terancam Tambang
“DPR meminta kepada Pemda Provinsi Kalbar terutama Bapak Plt. Gubernur dan Kapolda Kalbar untuk memperhatikan dan mengawal aduan masyarakat tersebut. Kami meminta agar jajaran Polda Kalbar untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang diadukan masyarakat,” tambah Daniel.
Daniel sendiri menyadari bahwa kawasan konservasi merupakan ekosistem yang sangat penting bagi nelayan sehingga menegaskan hal ini perlu mendapatkan perhatian khusus.
“Bagi kami kawasan konservasi harus dijaga dan dilindungi. Ekosistem di dalamnya tak ternilai harganya. Harus dikawal bersama agar perjuangan nelayan ini berhasil. Tidak hanya di Pulau Gelam, tetapi kawasan konservasi lainya harus diperhatikan jangan sampai kita kecolongan,” tegas Daniel. ***
Baca Juga: Investigasi ini merupakan hasil kolaborasi Pontianak Post, Iniborneo.com, suara.com, RRI Pontianak, Insidepontianak, Mongabay Indonesia dan Project Mulatuli yang didukung oleh Jurnalis Perempuan Khatulistiwa, Yayasan Webe, Hijau Lestari Negeriku, dan Garda Animalia melalui Bela Satwa Project.
Kontributor : Maria
Baca Juga: Pulau Gelam Ditambang, Penyu Ikut Terancam Menghilang
Berita Terkait
-
Mau SG2 Gurun Pasir Gratis? Klaim Link DANA Kaget FreeFire Sekarang!
-
Tol di Sumatera, Kalimantan, dan Bali Dipadati Kendaraan! Ini Pemicunya
-
Booyah Auto Win? Klaim Kode Redeem SG2 Gurun Pasir FF Sekarang!
-
6 Kode Redeem Free Fire Masih Aktif 3 April 2025, Dapat Hadiah Baru?
-
Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Desa Wunut Bagikan THR dan Jaminan Sosial, Bukti Nyata Inovasi Desa Berkat Program BRI
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan