SuaraKalbar.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Singkawang, Kalimantan Barat Barat, menghadapi lima dugaan pelanggaran pada Pemilu 2024 lalu. Dari kelima dugaan tersebut, empat laporan dan satu temuan tengah diproses.
Ketua Bawaslu Singkawang, Hendro Susanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, hanya satu dari lima dugaan pelanggaran yang telah diregistrasi dan sedang dalam proses klarifikasi dari para saksi dan terduga pelaku.
Kasus ini, menurutnya, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial Facebook, dengan indikasi adanya upaya untuk mengubah dokumen C hasil pleno.
"Dugaan tersebut mengindikasikan bahwa ada orang yang dengan sengaja mengubah dokumen C hasil pleno di salah satu tingkat kecamatan," kata Hendro Susanto, di Singkawang, Selasa.
Kasus ini telah diregistrasi dan sedang dibahas di tingkat Gakkumdu, serta telah diarahkan ke Bawaslu untuk klarifikasi lebih lanjut. Hingga Senin (4/3) kemarin, sudah ada sembilan orang yang dipanggil untuk memberikan klarifikasi, dan pemeriksaan akan terus dilanjutkan karena masih ada beberapa orang lagi yang akan dipanggil.
Sementara itu, Ketua LSM Fatwa Langit Singkawang, Em Abdurahman, menyoroti keseriusan Bawaslu Singkawang dalam mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut. Ia menekankan bahwa dugaan pengurangan dan/atau penambahan perolehan suara hasil Pemilu adalah bentuk pelanggaran Pemilu yang tidak dapat ditolerir.
"Kami akan terus mengawal kinerja Bawaslu Kota Singkawang terhadap laporan tersebut," kata Em Abdurahman.
Berita Terkait
-
Harga Telur Ayam di Singkawang Melonjak Jelang Ramadhan
-
Parah! Honor 370 Orang Pengawas TPS di Kubu Raya Tak Kunjung Dibayar
-
Bawaslu Kalbar Siap Awasi Pemungutan Suara Ulang di Lima Daerah
-
3 Petugas KPPS Meninggal Dunia Akibat Kelelahan Selama Pemilu 2024 di Kalimantan Barat
-
Pemilu Kembali Makan Korban, Anggota KPPS di Mandor Meninggal Dunia
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026