SuaraKalbar.id - Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, telah mengumumkan pembukaan pendaftaran seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Total formasi yang dibuka mencapai 3.071, dengan 2.865 formasi untuk PPPK dan 205 formasi untuk CPNS.
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyatakan bahwa pemerintah pusat telah menyetujui alokasi formasi ini, tetapi jadwal seleksi masih menunggu pengumuman dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dari total formasi yang disetujui, PPPK terbagi menjadi 1.126 formasi untuk tenaga guru, 177 formasi untuk tenaga kesehatan, dan 177 formasi untuk tenaga teknis. Sementara itu, CPNS meliputi 44 formasi untuk tenaga kesehatan dan 162 formasi untuk tenaga teknis.
"Total yang disetujui pemerintah pusat 3.071 formasi untuk CPNS dan PPPK, akan tetapi untuk jadwal seleksi penerimaan pegawai tersebut masih menunggu jadwal dari BKN," kata Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, di Putussibau Kapuas Hulu, Selasa.
Fransiskus mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas dukungan ini, yang dianggapnya sangat membantu memenuhi kebutuhan pegawai di daerah, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Diketahui, jumlah total PPPK di Kapuas Hulu telah mencapai 2.359 orang hingga saat ini, yang terbagi dari berbagai formasi tahun sebelumnya.
Dalam konteks ini, Fransiskus meminta agar para pegawai, baik PNS maupun PPPK, menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab demi mendukung program pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik. Ia juga mengingatkan bahwa bagi PPPK, tidak diperbolehkan pindah dari satuan unit kerja sesuai dengan SK penempatan yang berlaku, yang mengindikasikan perlunya kesetiaan, disiplin, inovasi, dan kreativitas dalam berkarya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati