SuaraKalbar.id - Tanah longsor terjadi di Pasar Capkala Rt.02 dan Rt.01 Desa Capkala, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/6/2024) lalu.
Insiden ini mengancam keberadaan sebuah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Capkala serta beberapa rumah warga di sekitarnya.
Anes Teteng, seorang warga setempat, menyampaikan bahwa longsor yang terjadi di belakang SDN 02 Capkala sangat berisiko, terutama jika hujan kembali turun.
"Karena longsor berada di belakang SDN 02 Capkala dan mengancam keberadaan rumah warga lainnya, ini sangat beresiko sekali jika hujan kembali turun," ujarnya seperti dikutip dari Suarakalbarcoid jejaring suara.com, pada Senin (24/6/2024).
Anes meminta Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui pihak terkait untuk segera menanggulangi masalah ini.
Menurutnya, langkah cepat perlu diambil untuk mencegah longsor susulan yang bisa memperparah kerusakan.
"Kami juga berharap pihak Pemkab Bengkayang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera cek lokasi, karena beberapa rumah warga juga rusak akibat longsoran tanah," jelas Anes.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Desa Capkala yang khawatir akan keselamatan anak-anak sekolah serta kondisi rumah mereka.
Langkah penanganan dan pencegahan lebih lanjut sangat diharapkan untuk menghindari korban jiwa dan kerugian material yang lebih besar.
Baca Juga: Jokowi Berkurban Sapi 1 Ton di Masjid Agung Syuhada Bengkayang Kalbar
Berita Terkait
-
Jokowi Berkurban Sapi 1 Ton di Masjid Agung Syuhada Bengkayang Kalbar
-
Jembatan Darurat Akses Bengkayang-Pontianak Ambruk saat Dilintasi Tronton
-
Kalimantan Barat Hadapi Musim Panas Sepanjang Juni-September, BPBD Siapkan Pemetaan Bencana Karhutla
-
Jembatan Darurat di Dusun Tunang Hulu Ambruk, Arus Lalu Lintas Pontianak-Bengkayang Lumpuh Total
-
Seorang Bocah Usia 13 Tahun Dilarikan ke Rumah Sakit usai Diperkosa 3 Pria di Bengkayang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang