Bella
Kamis, 06 Juni 2024 | 13:45 WIB
Jembatan di Dusun Tunang Hulu, Desa Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak ambruk. (Suara.com/Polsek Mempawah Hulu)

SuaraKalbar.id - Viral di media sosial, jembatan darurat di Tunang, Mempawah Hulu, Landak, ambruk setelah dilintasi truk tronton yang mengangkut alat berat pada Senin malam, 3 Juni 2024. Kejadian ini mengakibatkan akses jalan antara Bengkayang dan Pontianak terputus total.

Kabar ini pertama kali tersebar melalui unggahan sejumlah akun Instagram, salah satunya akun @landakpusatinformasi. Dalam video yang diunggah, terlihat jembatan tersebut masih terhubung di kedua ujungnya, namun bagian tengahnya ambruk ke bawah. Jembatan darurat yang hanya dibangun dari kayu tanpa semen dan aspal tersebut tak mampu menahan beban berat tronton, sehingga akhirnya roboh.

Truk tronton yang mengangkut alat berat tampak tersangkut di atas jembatan yang ambruk, membuatnya tidak bisa bergerak.

“Jembatan darurat di Tunang, Kecamatan Mempawah Hulu, roboh karena dilintasi tronton yang mengangkut alat berat,” tulis akun tersebut.

Menurut Kapolsek Mempawah Hulu, IPTU Suwandi, ambruknya jembatan darurat ini menyebabkan kendaraan roda empat ke atas tidak bisa melintas, sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

"Jembatan darurat tersebut tidak mampu menahan berat kendaraan yang melintas, sementara jembatan utama sedang dalam proyek pengerjaan baru atau peremajaan," jelas IPTU Suwandi.

Saat ini, jembatan darurat sedang dalam proses perbaikan. Namun, hingga kini belum memungkinkan jembatan tersebut untuk dilalui, sehingga antrean panjang kendaraan tak terhindarkan. "Kendaraan dari arah Bengkayang atau sebaliknya tidak bisa lewat," tambah IPTU Suwandi.

Untuk sementara, arus lalu lintas dari Pontianak menuju Bengkayang hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua melalui jalan alternatif yang melewati jalan tani. Kendaraan roda empat ke atas harus bertahan hingga jembatan diperbaiki atau memilih untuk berbalik arah.

"Kami menghimbau kepada pengguna jalan, baik roda empat atau lebih, dari Bengkayang atau sebaliknya, agar mencari jalan alternatif lain mengingat saat ini jembatan darurat sedang dalam proses perbaikan," ujar IPTU Suwandi.

Baca Juga: Mahasiswi di Pontianak Alami Pemerkosaan, Korban Sempat Dikunci Dalam Kamar Kos

Polsek Mempawah Hulu telah mengambil berbagai langkah untuk menangani situasi ini. Langkah-langkah tersebut termasuk mendatangkan alat berat untuk evakuasi truk tronton dan excavator, berkoordinasi dengan Dinas PU, serta bekerja sama dengan kontraktor pelaksana proyek untuk segera membangun kembali jembatan darurat. Selain itu, arus lalu lintas juga diatur guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

Kontributor : Maria

Load More