SuaraKalbar.id - Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing asal Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi sorotan internasional setelah mencatatkan rekor dunia dalam Olimpiade Paris 2024.
Pria kelahiran 11 Maret 1997 ini berhasil mencetak waktu tercepat dengan catatan 4,79 detik di babak semifinal, yang menjadi rekor baru untuk kategori speed putra. Meski pada akhirnya ia harus mengakui keunggulan Sam Watson dari Amerika Serikat yang mencatatkan waktu 4,75 detik, pencapaian Veddriq tetap mengukuhkan namanya di dunia panjat tebing.
Sejak awal kariernya, Veddriq telah menunjukkan bakat luar biasa di bidang ini. Ia mulai mengenal panjat tebing saat masih duduk di bangku SMA setelah diperkenalkan oleh kakak seniornya.
Meski awalnya menggeluti nomor boulder, ia akhirnya menemukan potensinya di nomor speed, yang kemudian membawanya meraih berbagai prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional.
Kariernya dimulai dengan keikutsertaan di kejuaraan nasional tahun 2014 di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Meski belum berhasil meraih juara, Veddriq terus berlatih dan meningkatkan kemampuannya. Pada tahun 2016, ia meraih medali perunggu di Kejuaraan Nasional Junior di Bangka Belitung, yang menjadi titik awal popularitasnya di kalangan pecinta panjat tebing.
Di tingkat internasional, Veddriq mulai dikenal setelah berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia IFSC di Moskow, Rusia, pada tahun 2018. Prestasi ini menjadi motivasi baginya untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi internasional lainnya.
Puncaknya, ia meraih medali emas di Piala Dunia Panjat Tebing 2023 di Korea Selatan dengan mencatat waktu 5,01 detik, mengalahkan wakil China, Jinbao Long.
Selain prestasi di Olimpiade Paris 2024, Veddriq juga mencatatkan sejumlah prestasi lainnya, seperti meraih enam gelar juara dunia IFSC Climbing World Cup dan medali emas di World Games 2022. Ia juga telah mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan Asia dan Asian Games, dengan koleksi medali emas, perak, dan perunggu.
Dedikasi dan kerja keras Veddriq Leonardo dalam dunia panjat tebing menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama para atlet muda di Indonesia. Dengan segala prestasi yang telah diraihnya, Veddriq tidak hanya mengukuhkan dirinya sebagai salah satu atlet terbaik di Indonesia, tetapi juga di dunia.
Baca Juga: Momen Haru Keluarga di Pontianak saat Veddriq Raih Emas Pertama untuk Indonesia
Berita Terkait
-
Momen Haru Keluarga di Pontianak saat Veddriq Raih Emas Pertama untuk Indonesia
-
2 Pelaku Pencurian Kabel PLN di Pontianak Ditangkap, Satu Masih Buron
-
Timpa Pekerja hingga Tewas, Polisi Dalami Kasus Runtuhnya Bangunan Tua di Pontianak
-
Veddriq Leonardo Amankan Tiket Perempat Final Olimpiade 2024
-
Ekslusif: Pelebaran Jalan Sultan Hamid II Pontianak, Solusi Tepat atasi Kemacetan atau Pemborosan Anggaran?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Ribuan Ekstasi dari Jaringan Malaysia Dimusnahkan di Kalbar, Dua Pria Terancam Hukuman Mati