SuaraKalbar.id - Kalimantan Barat kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung di Jawa Tengah. Atlet asal Kalbar, Erlansyah, berhasil meraih medali emas pertama di cabang renang nomor 400 meter gaya bebas pada hari pertama kompetisi.
“Alhamdulillah, di hari pertama ini kita berhasil meraih emas melalui Erlansyah di cabang renang 400 meter gaya bebas. Selain itu, Hery juga berhasil mendapatkan perak. Pada hari pertama ini, kita berhasil mengumpulkan 1 emas dan 2 perak. Terima kasih atas dukungan dan doa untuk para atlet yang berjuang di Solo,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kalbar, Mohammad Bari, di Solo, Selasa.
Mohammad Bari menargetkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk meraih 15 medali emas dalam ajang Peparnas kali ini. Namun, ia optimis jumlah tersebut dapat terlampaui, mengingat peningkatan performa atlet-atlet Kalbar dari tahun ke tahun.
“Tahun ini kami menargetkan 15 medali emas, namun mudah-mudahan kita bisa meraih lebih dari itu. Kami akan terus berdoa dan memberikan dukungan penuh kepada para atlet untuk mendapatkan emas sebanyak-banyaknya,” tambahnya.
Cabang olahraga yang diandalkan Kalbar untuk meraih emas antara lain renang, badminton, angkat berat, dan atletik. Meskipun demikian, Pj Sekda berharap cabang olahraga lainnya juga dapat terus dipacu untuk memberikan hasil yang maksimal.
Di hari yang sama, Kalbar menambah medali emas melalui cabang olahraga angkat berat. Atlet Abdul Hadi berhasil menyumbangkan emas kedua untuk Kalbar setelah mengungguli para pesaingnya dan memecahkan rekor Peparnas tahun ini. Dengan total angkatan 429 kilogram, Abdul Hadi mencatatkan prestasi luar biasa yang semakin mengangkat nama Kalbar.
“Alhamdulillah, kita sangat bangga sebagai warga Kalimantan Barat. Hari ini, atlet angkat berat kita, Abdul Hadi, berhasil meraih juara pertama dan memecahkan rekor Peparnas dengan total angkatan tertinggi,” ungkap Mohammad Bari yang turut menyaksikan pencapaian ini.
Tidak hanya Abdul Hadi, atlet angkat berat lainnya dari Kalbar, Stefanus Joni, juga berhasil meraih juara ketiga, menambah kebanggaan bagi kontingen Kalimantan Barat di Peparnas XVII. Dengan dua medali emas yang telah diraih di hari pertama, Kalbar semakin percaya diri dalam menghadapi kompetisi di Peparnas XVII.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memberikan dukungan penuh kepada para atlet agar mereka dapat tampil lebih baik lagi dan membawa pulang medali emas sebanyak mungkin.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Bakso Enak di Pontianak
“Alhamdulillah, Kalbar luar biasa. Ini adalah emas kedua yang diraih atlet kita di Peparnas, dan kita optimis akan ada banyak prestasi lagi yang akan tercipta,” kata Bari.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Bakso Enak di Pontianak
-
Pemprov Kalbar Gelar Program Bayar Pajak Bebas Denda hingga 20 Desember 2024
-
Viral Istri Sutarmidji Diduga Kampanye di Sekolah, Relawan Norsan-Krisantus Laporkan Kadisdik Kalbar
-
WNA Ditangkap! Tambang Emas Ilegal di Kalbar Terbongkar, Negara Tekor Triliunan
-
Waspada! Puncak Musim Hujan di Kalbar, BMKG: Oktober Rawan Banjir dan Longsor
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan