SuaraKalbar.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kalimantan Barat menyebabkan banjir di beberapa kabupaten, termasuk Kabupaten Kubu Raya. Tiga dusun di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, terdampak cukup parah. Dusun Tapah di KM 36, Dusun Kayu Arah di KM 37, dan Dusun Lintang Batang di KM 40 mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.
Ketiga dusun tersebut merupakan jalur penting bagi kendaraan lintas provinsi, nasional, dan kabupaten. Akibat banjir, pengiriman logistik dari provinsi ke kabupaten terhambat, serta aktivitas masyarakat terganggu. Untuk mengatasi kondisi ini, Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup dan contraflow guna mengurai kemacetan akibat genangan air.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya, AKP Supriyanto, melalui Kasubsi Penmas, AIPTU Ade, menjelaskan bahwa genangan air di lokasi banjir memanjang sekitar satu hingga satu setengah meter dengan ketinggian air mencapai paha orang dewasa.
"Personil Satlantas Polres Kubu Raya terus memantau dan mengatur arus lalu lintas untuk membantu para pengendara, serta mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan melintas jika kondisi air semakin tinggi," ujar Ade, Jumat (18/10).
Selain rekayasa lalu lintas, petugas juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara di tengah kondisi jalan yang tergenang air. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.
Ade menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.
"Kami terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta perangkat desa setempat untuk menangani dampak banjir dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak," lanjutnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.
Sutiyoso, seorang sopir travel rute Sanggau-Pontianak, mengapresiasi kehadiran personel kepolisian di lokasi banjir.
Baca Juga: Genangan Capai 1 Meter! Begini Kondisi Terkini Banjir di Ketapang
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari pihak kepolisian, terutama dalam mengatur lalu lintas dan memberikan himbauan. Kehadiran mereka membuat kami merasa lebih aman di tengah kondisi sulit ini," ucapnya.
Banjir ini juga menghambat akses ke beberapa daerah, sehingga penanganan segera dari pihak terkait diharapkan untuk meminimalisir dampak dan menjaga keselamatan bersama. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang demi menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM