Scroll untuk membaca artikel
Bella
Senin, 31 Maret 2025 | 15:23 WIB
Ilustrasi perkelahian. (Shutterstock)

Sementara DN juga mengalami luka sayatan di bagian kepala yang membutuhkan 27 jahitan.

SF akhirnya meninggal akibat luka-lukanya, sementara DN yang mengalami luka tetap selamat.

Saat ini, DN telah diamankan oleh Polres Kubu Raya dan dijerat dengan Pasal 354 KUHP ayat 2 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Tips Mengendalikan Emosi dan Menghindari Perkelahian

Ilustrasi emosi (Pexels.com)

Emosi yang tidak terkendali dapat memicu tindakan yang berujung pada konflik, termasuk perkelahian.

Baca Juga: Pemerintah Kubu Raya Pastikan Pemberian THR, Termasuk untuk Ojek Online dan Kurir

Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mengontrol emosi agar tetap tenang dan terhindar dari situasi berbahaya.

Berikut adalah beberapa cara efektif untuk mengendalikan emosi dan menghindari perkelahian:

1. Tarik Napas dan Tenangkan Diri
Ketika emosi mulai memuncak, berhenti sejenak dan tarik napas dalam-dalam. Teknik pernapasan seperti menarik napas perlahan melalui hidung dan menghembuskannya lewat mulut dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

2. Hindari Konfrontasi Langsung
Jika merasa tersulut emosi dalam suatu situasi, lebih baik menjauh daripada menanggapi dengan kemarahan.

Konfrontasi langsung hanya akan memperburuk keadaan dan meningkatkan risiko perkelahian.

Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Genangan 60 Cm di Jalan Trans Kalimantan, Kendaraan Terjebak Macet Sepanjang 7 Kilometer

3. Pahami Pemicu Emosi
Setiap orang memiliki pemicu emosi yang berbeda. Mengenali faktor-faktor yang membuat kita mudah marah dapat membantu dalam mengantisipasi dan mengelola emosi sebelum mencapai titik ledakan.

Load More