Dalam pelatihan ini, para remaja akan menjalani rutinitas layaknya pendidikan semi-militer.
Mereka akan dibina dari pagi hingga malam dengan jadwal ketat, mulai dari apel pagi, pelatihan baris-berbaris, kelas motivasi, hingga sesi konseling individu.
Materi pembinaan juga menyertakan nilai-nilai nasionalisme, tanggung jawab sosial, serta pengembangan karakter.
Tjhai Chui Mie mengingatkan bahwa pelatihan ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi kenakalan remaja. Menurutnya, perlu ada keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan yang humanis.
“Jika setelah pelatihan masih ada yang melakukan pelanggaran serupa, kita tidak akan ragu untuk kembali mengirim mereka. Singkawang harus menjadi kota yang aman dan nyaman untuk semua warga,” tegasnya.
Ia juga membuka peluang untuk memperluas pelatihan ini menjadi program reguler dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pihak TNI.
“Kami ingin ini bukan jadi upaya sesaat. Kalau perlu, tiap bulan kita lakukan pembinaan seperti ini. Jangan tunggu ada korban baru,” tutup Tjhai.
Berita Terkait
-
Tekan Balap Liar, Wali Kota Singkawang Kirim Remaja ke Rindam XII Tanjungpura
-
Tjhai Chui Mie-Muhammadin Raih Suara Terbanyak dalam Pilwako Singkawang 2024
-
Sambut Sahur Pertama, Sejumlah Pemuda Malah Lakukan Balap Liar di Pemangkat
-
Wah! Bandara Singkawang Sebentar Lagi Diresmikan, Bisa Terbang ke Jakarta?
-
Pemkot Singkawang Dinilai Langgar Nilai Toleransi dengan Pasang Ornamen Naga
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM