Ia menyebut petugas di sana lebih ramah dan bahkan secara proaktif menawarkan pembuatan kartu anggota perpustakaan untuk anak-anaknya.
“Sy sudah terbiasa membawa anak-anak saya di perpus kota. Di sana justru ramah-ramah. Petugasnya nawarin buat kartu, kami sangat senang. Bahkan 5 anak saya sudah dibuatkan kartu perpus Kota Pontianak,” ujarnya.
Menutup keluhannya, Ibnu berharap Perpustakaan Provinsi Kalbar dapat memperbaiki kualitas pelayanannya, khususnya sikap petugas yang berada di bagian depan.
“Tolonglah perpus provinsi soal pelayanan belajar sama perpus kota. Colek Pak Gub Ria Norsan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Perpustakaan Provinsi Kalbar terkait keluhan tersebut.
Tips Mewujudkan Perpustakaan yang Ramah bagi Pengunjung
- Pelatihan Etika Pelayanan untuk Petugas: Petugas perlu dilatih untuk bersikap ramah, sabar, dan komunikatif, terutama karena mereka adalah wajah pertama yang menyambut pengunjung.
- Transparansi Prosedur Masuk: Kebijakan seperti penahanan KTP sebaiknya ditinjau ulang dan diganti dengan sistem yang lebih aman, seperti pemindaian atau pendaftaran elektronik.
- Sediakan Kotak Saran yang Efektif: Pastikan tersedia formulir saran yang mudah diakses, serta ada tindak lanjut atas setiap masukan yang diberikan.
- Fasilitas Anak dan Keluarga: Sediakan ruang baca anak dan aktivitas literasi keluarga agar pengunjung dari berbagai usia merasa betah dan dihargai.
- Penerapan Teknologi Tanpa Mengintimidasi: Penggunaan teknologi seperti registrasi digital sebaiknya didampingi dengan sikap membantu, bukan memaksa.
- Peningkatan Standar Layanan: Evaluasi rutin terhadap pelayanan dan perilaku petugas menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas dan kepercayaan publik.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, perpustakaan dapat menjadi ruang publik yang menyenangkan dan mendukung tumbuhnya budaya literasi di masyarakat.
Berita Terkait
-
Terbukti Curi Emas 774 Kg, Warga China Yu Hao Dieksekusi ke Lapas Pontianak
-
Kasus Korupsi Bandara Rahadi Oesman: Tersangka Bertambah, Konsultan Pengawas MNH Resmi Ditahan
-
Polda Kalbar Usut Kasus Oli Palsu di Kubu Raya, Pemilik Gudang Terancam Hukuman Berat!
-
Gudang Oli Palsu Digerebek di Kubu Raya, Polda Kalbar Lakukan Olah TKP
-
24 Ribu Ton Uranium di Melawi, Apa Dampaknya pada Lingkungan jika Ditambang?
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal