SuaraKalbar.id - Mobil listrik kini menjadi pilihan favorit bagi masyarakat Indonesia yang peduli lingkungan dan ingin menghemat biaya operasional kendaraan.
Tanpa mesin pembakaran internal dan sistem transmisi konvensional, mobil listrik menawarkan pengalaman berkendara yang lebih tenang dan efisien.
Namun, tetap diperlukan perawatan rutin agar mobil listrik tetap dalam kondisi prima dan tahan lama.
Berikut beberapa tips penting dalam merawat mobil listrik Anda.
1. Rawat Baterai Sebagai Komponen Utama
Baterai adalah komponen paling mahal dan vital dalam mobil listrik.
Perawatan yang baik akan memperpanjang umur baterai dan menghindari biaya penggantian yang tinggi.
- Hindari mengisi daya hingga 100% setiap hari, kecuali saat akan menempuh perjalanan jauh. Idealnya isi sampai 80–90%.
- Jangan biarkan baterai benar-benar habis. Segera isi daya saat kapasitas mencapai 20–30%.
- Parkir di tempat teduh, karena suhu ekstrem dapat mempengaruhi performa baterai.
- Gunakan charger yang direkomendasikan pabrikan untuk menjaga kestabilan arus listrik.
2. Periksa Sistem Pendingin Mobil
Beberapa mobil listrik dilengkapi dengan sistem pendingin cair untuk menjaga suhu baterai.
Sistem ini harus tetap dalam kondisi baik agar baterai tidak overheat.
- Periksa volume cairan pendingin secara berkala.
- Jangan abaikan tanda peringatan suhu pada dashboard mobil.
- Segera perbaiki jika terjadi kebocoran pada saluran pendingin.
3. Jangan Lupakan Rem dan Sistem Regeneratif
Sistem pengereman regeneratif memperlambat kendaraan sekaligus mengisi ulang baterai.
Baca Juga: 6 Mobil Bekas Murah di Bawah Rp 50 Juta yang Nyaman untuk Keluarga
Namun, kampas rem tetap harus diperiksa secara rutin karena tetap dipakai saat pengereman mendadak.
- Lakukan pemeriksaan rem di bengkel resmi setiap 10.000–15.000 km.
- Jika pedal rem terasa lebih keras atau berbunyi, segera lakukan pengecekan.
4. Lakukan Pembaruan Sistem Secara Berkala
Mobil listrik modern menggunakan perangkat lunak untuk mengontrol performa dan efisiensi.
Pembaruan sistem penting untuk menjaga keamanan dan mendapatkan fitur terbaru.
- Kunjungi dealer resmi untuk pembaruan software.
- Beberapa merek menyediakan pembaruan over-the-air (OTA) melalui aplikasi atau Wi-Fi rumah.
5. Cek dan Rawat Ban Secara Konsisten
Mobil listrik umumnya lebih berat dibanding mobil konvensional karena baterainya.
Beban ekstra ini membuat ban lebih cepat aus.
- Periksa tekanan angin minimal seminggu sekali.
- Lakukan rotasi ban tiap 10.000 km agar ausnya merata.
- Gunakan ban dengan tingkat kebisingan rendah dan tahan beban berat.
6. Rutin Servis di Bengkel Resmi
Meskipun mobil listrik tidak memerlukan pergantian oli mesin, ada komponen lain yang harus dicek secara rutin.
- Filter udara kabin dan filter AC perlu diganti secara berkala.
- Suspensi dan sasis tetap perlu pemeriksaan untuk kenyamanan berkendara.
- Sistem kelistrikan dan inverter harus dipastikan berfungsi normal.
7. Kebersihan Mobil Tidak Kalah Penting
Menjaga kebersihan mobil membantu mencegah korosi dan kerusakan akibat debu atau kotoran.
- Cuci mobil secara rutin, termasuk kolong mobil dan bagian roda.
- Bersihkan ruang mesin dengan hati-hati tanpa menyemprot langsung ke motor listrik.
- Interior juga perlu dibersihkan dari debu agar sirkulasi udara tetap sehat.
8. Gunakan Mode Berkendara yang Sesuai
Mobil listrik memiliki beberapa mode berkendara. Mode “Eco” membantu menghemat baterai dan memperpanjang jarak tempuh.
- Gunakan mode Eco untuk penggunaan harian di dalam kota.
- Gunakan mode Normal atau Sport saat membutuhkan akselerasi lebih, namun ini lebih boros energi.
9. Manfaatkan Aplikasi Mobil Listrik
Aplikasi resmi dari produsen biasanya menyediakan informasi lengkap soal kondisi mobil Anda, termasuk status baterai, lokasi charging station, dan riwayat perjalanan.
- Gunakan fitur notifikasi untuk mengetahui kapan perlu mengisi daya.
- Atur jadwal pengisian daya sesuai jam listrik murah (off-peak).
10. Tips Jika Mobil Tidak Digunakan Lama
Jika mobil akan ditinggalkan selama beberapa minggu atau bulan:
- Isi baterai hingga 50–70% sebelum disimpan.
- Simpan di tempat teduh dan bersirkulasi udara baik.
- Periksa kembali setiap 2 minggu untuk memastikan sistem tetap aktif.
Kesimpulan
Mobil listrik memang lebih hemat dan ramah lingkungan, tetapi tetap memerlukan perhatian.
Perawatan rutin pada baterai, sistem kelistrikan, rem, ban, hingga pembaruan software sangat penting untuk menjaga performa dan nilai jual kembali kendaraan.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda tidak hanya menjaga kendaraan tetap prima, tetapi juga berkontribusi pada masa depan transportasi yang lebih bersih dan efisien.
Berita Terkait
-
6 Mobil Bekas Murah di Bawah Rp 50 Juta yang Nyaman untuk Keluarga
-
5 Mobil Bekas Keluarga Paling Direkomendasikan: Nyaman, Irit, dan Terjangkau
-
Wanita di Pontianak Gelapkan Mobil Rental Demi Judi Slot dan Sabu!
-
Tips Servis Mobil Pasca Mudik Lebaran agar Tetap Prima
-
Kebakaran Landa Bengkel Mobil di Sungai Ambawang, Pemilik Dilarikan ke Rumah Sakit
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Masih Tidur Seharian Saat Puasa? Kata Dokter Hanya Mitos
-
Tips Menyiapkan Menu Sahur dan Buka Puasa dengan Mudah, Sehat, dan Praktis
-
2 Menu Sahur Sederhana dan Bergizi agar Puasa Tetap Bertenaga
-
Ragam Kuliner Halal Kawasan Pecinan Glodok, Coba Dulu Sekali Setelah Itu Pasti Tahu Rasanya
-
Menu Sahur 30 Hari yang Wajib Dicoba agar Puasa Lebih Kuat