- Pernyataan viral Krisantus Kurniawan memicu polemik publik mengenai perbandingan pembangunan dan harta kekayaan antara dirinya dengan Dedi Mulyadi.
- Data LHKPN per Maret 2025 mencatat kekayaan Krisantus Kurniawan sebesar Rp3,86 miliar, sementara Dedi Mulyadi mencapai sekitar Rp12,8 miliar.
- Perbedaan nominal kekayaan mencapai Rp9 miliar tersebut kini menjadi sorotan utama masyarakat di tengah berlangsungnya perselisihan kedua tokoh.
SuaraKalbar.id - Polemik ini bermula dari pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang menantang Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk memimpin daerahnya.
Dalam pernyataannya, ia bahkan menyebut siap “mencium lutut” jika Dedi Mulyadi mampu melakukannya. Ucapan tersebut langsung viral dan memicu perdebatan luas.
Kini, perhatian publik tak lagi hanya tertuju pada perbandingan pembangunan antar daerah, tetapi juga meluas ke sisi yang lebih personal, termasuk profil dan kekayaan kedua tokoh tersebut—siapa yang sebenarnya lebih unggul?
Kekayaan Krisantus Kurniawan: Rp3,86 Miliar
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 30 Maret 2025, total kekayaan Krisantus tercatat sebesar Rp3.863.000.000
Rinciannya:
- Tanah dan bangunan: Rp1,2 miliar
- Kendaraan: Rp963 juta
- Kas dan setara kas: Rp1,7 miliar
- Tanpa utang
Komposisi ini menunjukkan kekayaan yang cukup stabil dengan dominasi aset likuid.
Kekayaan Dedi Mulyadi: Sekitar Rp12,8 Miliar
Sementara itu, berdasarkan data LHKPN terbaru, kekayaan Dedi Mulyadi diperkirakan mencapai ± Rp12,8 miliar
Dengan komposisi:
Baca Juga: Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
- Tanah dan bangunan: sekitar Rp7,2 miliar
- Kendaraan: sekitar Rp1,3 miliar
- Kas dan aset lainnya: sekitar Rp4,3 miliar
Jika dibandingkan secara langsung, selisih kekayaan kedua tokoh ini terlihat cukup mencolok. Krisantus Kurniawan tercatat memiliki total harta sekitar Rp3,86 miliar, sementara Dedi Mulyadi mencapai kurang lebih Rp12,8 miliar.
Dengan demikian, Dedi Mulyadi unggul secara nominal dengan selisih yang mencapai sekitar Rp9 miliar, angka yang membuat perbandingan ini semakin menarik perhatian publik di tengah polemik yang sedang berlangsung.
Perbedaan ini cukup signifikan dan menjadi salah satu alasan mengapa perbandingan keduanya menarik perhatian publik.
Awalnya, perhatian publik tertuju pada pernyataan Krisantus yang menyinggung perbandingan pembangunan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat.
Namun kini, isu berkembang lebih luas. Publik mulai melihat sisi lain dari kedua tokoh, termasuk kekayaan pribadi yang mereka miliki.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana satu pernyataan bisa memicu diskusi yang lebih dalam.
Tag
Berita Terkait
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Saat Anggaran Diminta Hemat, Pejabat Kalbar Mau Retreat ke Luar Daerah: Apa Urgensinya?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade