Ilustrasi tato pada Suku Dayak Bahau, Telingan Aaru. [Ist]
Baca 10 detik
- Masyarakat Dayak di Kalimantan Barat menggunakan tato sebagai simbol identitas diri, kedudukan sosial, serta rekam jejak perjalanan hidup seseorang.
- Tato dianggap sebagai bekal spiritual berupa cahaya penuntun bagi roh manusia dalam menempuh perjalanan setelah kematian tiba.
- Setiap motif tato tradisional Dayak memiliki filosofi mendalam dan dibuat melalui rangkaian ritual adat sebagai bentuk permohonan izin.
Namun, di balik popularitas tersebut, ada kekhawatiran akan hilangnya makna asli. Bagi masyarakat Dayak, tato bukan sekadar seni visual, melainkan warisan budaya yang penuh nilai spiritual.
Karena itu, penting untuk memahami filosofi di baliknya, bukan sekadar meniru bentuknya.
Tato Dayak adalah bukti bahwa tubuh manusia bisa menjadi kanvas sejarah dan spiritualitas. Ia bukan hanya tentang tinta di kulit, tetapi tentang perjalanan hidup, keberanian, dan hubungan manusia dengan alam serta leluhur.
Di era modern ini, ketika tato sering dianggap sekadar tren, tradisi Dayak mengingatkan bahwa setiap guratan seharusnya punya makna.
Dan mungkin, di situlah letak keindahannya yang sesungguhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Viral! Wagub Kalbar Tantang Dedi Mulyadi, Ucapannya Bikin Heboh: Kucium Lututnya
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat
-
Saat Anggaran Diminta Hemat, Pejabat Kalbar Mau Retreat ke Luar Daerah: Apa Urgensinya?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik