Dugaan Ledakan Nitrogen di Pontianak dari Sambaran Api Masih Diselidiki

Belum diketahui pasti penyebab ledakan tersebut.

Husna Rahmayunita
Senin, 05 Oktober 2020 | 14:29 WIB
Dugaan Ledakan Nitrogen di Pontianak dari Sambaran Api Masih Diselidiki
Lokasi ledakan nitrogen di Pontianak (Suara.com/Eko)

SuaraKalbar.id - Kepolisian Resor Kota Pontianak di Kalimantan Barat tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab terjadinya ledakan besar tabung nitrogen milik PT Bajasaran Sejahtera yang masih misterius.

Berdasarkan kesaksian satpam PT BJS, Fahrul Riansyah belum diketahui pasti penyebab ledakan tersebut.

Ia mengatakan tidak terdapat kecurigaan mengenai kejadian ini karena menurut nitrogen bukan bahan yang mudah tersambar api. Perusahaan menunggu hasil penyelidikan polisi.

"Karena ini nitrogen ya, jadi kalo dari api tidak mungkin. Karena tidak mudah tersambar api jadi masih menunggu hasil penyelidikannya bagaimana baru dapat kita ketahui apa penyebabnya,” ujarnya seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com).

Baca Juga:Terungkap! Motif Pembunuhan Bikers di Jalan Haji Husein Pontianak

Fahrul menerangkan, perusahaan masih menunggu penyelidikan oleh kepolisian yang hingga saat ini masih berjalan, guna mengetahui apa penyebab sebenarnya, agar dapat diambil keputusan selanjutnya.

"Kami masih menunggu kepolisian yang menyelidiki penyebabnya, jadi untuk saat ini masih menunggu penyelidikan dari kepolisian dulu sih, baru kedepannya ada pembenahan atau gimana dari perusahaan," sambungnya.

Lokasi ledakan nitrogen di Pontianak (Suara.com/Eko)
Lokasi ledakan nitrogen di Pontianak (Suara.com/Eko)

Lebih lanjut, dia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian itu bukan termasuk jam operasional, jadi hanya terdapat beberapa orang.

Namun yang terdampak ledakan hanya pos yang tak jauh dari sumber ledakan.

"Korban jiwa ndak ada, di area ledakan sih tidak ada orang karena bukan jam operasional, cuman ada pos penjaga di belakang yang terkena imbasnya. Pos lumayan berantakan, dan satpam ada yang sampai terpental akibat ledakan," kata Fahrul.

Baca Juga:Bikers Tewas Ditusuk-tusuk di Jalan Haji Husein Pontianak, Darah Bercucuran

Tabung gas PT Bajasarana Sejahtera (BJS) meledak, Senin (5/10/2020) pukul 03.00 WIB. (dok.suarakalbar.co.id)
Tabung nitrogen PT Bajasarana Sejahtera (BJS) meledak, Senin (5/10/2020) pukul 03.00 WIB. (dok.suarakalbar.co.id)

Untuk diketahui, ledakan tabung gas nitrogen milik PT Bajasarana Sejahtera (BJS) di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batulayang, Kecamatan Pontianak Utara menyebabkan rumah warga hancur berantakan.

Ledakan itu terjadi Senin (5/10/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Ledakan tabung nitrogen tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga sekitar TKP. Selain itu kerusakan pada gudang milik PT BJS.

Ledakan tempat penampungan tabung nitrogen itu juga menyebabkan satu orang mengalami luka-luka, yakni atas nama Reza (24) petugas satpam di PT BJS.

Suara ledakan tersebut terdengar hingga ke kantor Koramil 01/ Pontianak Utara.

Dari informasi yang dihimpun, dampak kejadian itu juga menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan yang lokasinya tidak jauh dari TKP tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak