"Di sini kan ada kapten. Dia tidak akan setuju. Dia akan lawan. Ini kontrolnya bisa dilawan," jelas Kapten Vincent Raditya.
Lebih lanjut, Kapten Vincent Raditya menyebut kemungkinan pesawat Sriwijaya Air sengaja disabotase, dijatuhkan, atau dibajak tidaklah besar.
Sebab secara teknis, hal itu kata dia membutuhkan rentan waktu yang sangat lama.
"Secara teknis, kemungkinannya kecil menurut saya. Ini perlu waktu yang sangat lama," tandasnya.
Baca Juga:Rabu Sore, 2 Korban Sriwijaya Air Berhasil Teridentifikasi di RS Polri
Kapten Vincent Raditya kemudian mengaku sudah melihat data flight radar pesawat simulator yang dipakainya.
Dia menyimpulkan, tidak mungkin pesawat sengaja dijatuhkan.
"Tidak masuk akal kalau dia dipaksakan segini, dia perlu proses untuk menurunkan pesawat," tegas Kapten Vincent Raditya.