Terkait hebohnya tanda SOS di Pulau Laki, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu menyampaikan akan terlebih dahulu memastikan informasi tersebut sebelum akhirnya mengambil langkah lebih lanjut.
"Baik kita cek dulu," kata Eko saat dikonfirmasi, Rabu (20/1/2021).
Respons Basarnas
Direktur Operasi Basarnas Brigjen Rasman MS mengatakan pihaknya akan segera memeriksa informasi tanda SOS di Pulau Laki . Dia menyebut, pihaknya hingga kini belum mendapatkan informasi terkait kebenaran tanda SOS tersebut.
Baca Juga:Basarnas: Belum Ada Info Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Hidup
"Sampai saat ini saya belum menerima informasi tersebut, belum menerima datanya, nanti kita akan cek, sesuai dengan informasi yang diberikan tadi," kata Brigjen Rasman kepada wartawan di JICT, Tanjung Priok, Rabu (20/1/2021).
Rasman menjelaskan memang ada beberapa tim SAR yang mendirikan posko di Pulau Laki untuk memudahkan pencarian, namun belum dapat memastikan sinyal SOS itu berasal dari mana.
"Tim penyelam kita itu ada yang berposko di Pulau Lancang dan Pulau Laki, dan Tanjung Kait, jadi mereka membentuk posko itu untuk memudahkan mereka bergerak, karena tidak semua ada di atas kapal, kapal jumlahnya terbatas, mereka lebih mudah jika berada di pulau itu, mungkin itu, tapi saya tidak mau berspekulasi, nanti kita akan cek," jelasnya.
Dia juga menegaskan hingga saat ini belum ada tanda-tanda adanya korban selamat dari peristiwa jatuhnya pesawat Boeing 737-500 tersebut.
Baca Juga:Basarnas Cek Tanda SOS di Pulau Laki Dekat Area Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh