alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Covid-19 Ancam Posko Pengungsian Banjir di Banjarbaru

Arief Apriadi Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:50 WIB

Covid-19 Ancam Posko Pengungsian Banjir di Banjarbaru
Covid-19 Ancam Posko Pengungsian Banjir di Banjarbaru. [Rico/Kanalkalimantan.com]

Banjarbaru jadi salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang terdampak banjir. Bencana itu membuat ribuan orang terdampak dan harus mengungsi.

SuaraKalbar.id - Terdeteksinya puluhan kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru secara tak langsung menyalakan sinyal bahaya terkait potensi penyebaran virus Corona di tengah situasi bencana banjir.

Banjarbaru jadi salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang terdampak banjir. Bencana itu membuat ribuan orang terdampak dan harus mengungsi.

Di tengah situasi bencana, Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan munculnya 46 kasus baru terkonfirmasi virus corona di Banjarbaru.

Kondisi itu mengakibatkan 5 Kecamatan yang ada di seluruh wilayah Banjarbaru masuk dalam kategori zona merah peta kewaspadaan.

Baca Juga: Inspektorat Sulsel Sebut Kerugian Negara Rp 1,2 Miliar Dalam Kasus Bansos

Namun Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarbaru, Rizana Mirza, mengklaim ledakan kasus Covid-19 itu merupakan rentetan gelombang penyebaran virus saat berlangsungnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu.

“Perkiraan sementara, lonjakan kasus hari ini disebabkan liburan Nataru akhir Desember awal Januari lalu. Kalau dampak banjir belum terdeteksi karena masih baru saja kejadiannya,” kata Rizana Mirza dikutip Kanalkalimantan.com --jaringan Suara.com, Jumat (22/1/2021).

Rizana mengungkapkan bahwa kondisi itu membuat Banjarbaru menghadapi potensi lahirnya gelombang penyebaran virus Corona di posko pengungsian banjir, mengingat protokol kesehatan ketat yang sulit di terapkan di wilayah terdampak bencana.

“Kita sekarang harus mewaspadai posko-posko pengungsian warga terdampak banjir agar tidak terjadi klaster Covid-19 di sana. Ini harus diantisipasi,” kata Rizana.

Ancaman lahirnya klaster baru penyebaran Covid-19 di posko-posko pengungsian bukanlah hal yang bisa dianggap remeh. Pasalnya, Banjarbaru saat ini menjadi tempat pengungsian warga terdampak banjir di berbagai wilayah.

Baca Juga: Bertambah 83, Total Konfirmasi Covid-19 di Sumut Jadi 19.962

Berdasarkan data BPBD Banjarbaru, per tanggal 18 Januari, setidaknya ada 8.086 jiwa yang merupakan pengungsi non-Banjarbaru yang kini sedang menetap. Mereka tersebar di posko-posko pengungsian setiap kecamatan, tempat ibadah, dan ada pula yang tinggal di rumah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait