alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Aneh tapi Nyata! Gegara Kecoak, Pasangan Suami-Istri Ini Terancam Bercerai

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati Sabtu, 17 April 2021 | 05:00 WIB

Aneh tapi Nyata! Gegara Kecoak, Pasangan Suami-Istri Ini Terancam Bercerai
Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]

Pasangan ini sudah melakukan berbagai cara untuk damai, namun tetap tak berhasil hanya karena kecoak. Kok bisa?

SuaraKalbar.id - Beda pendapat, atau pemasalahan kecil tentu kerap terjadi pada pasangan yang sudah berumah tangga. Namun apa jadinya, jika pasangan suami-istri terancam bercerai gegara kecoak?

Sungguh-sungguh terjadi, belum lama ini publik dikejutkan dengan kisah yang menimpa pasangan di wilayah Bhopal, India berikut ini. 

Mengutip laman World of Buzz, ternyata pasangan ini telah berpindah rumah kurang lebih sebanyak 18 kali. 

Usut punya usut, penyebab mereka kerap berpindah rumah karena sang istri begitu fobia terhadap serangga kecoak. 

Baca Juga: Mengenal Hipnoterapi, Benarkah Bisa Bantu Hilangkan Fobia

Fobia ini ternyata tidak diketahui sang suami, sebelum keduanya memutuskan untuk menikah.

Suatu hari, sang istri melihat kecoak di dapur dan berteriak meminta tolong. Setelah itu, wanita ini menolak untuk memasuki dapur lagi dan menuntut harus pindah rumah.

Akibat fobia ekstrem ini, keduanya pun harus rela pindah rumah 18 kali dalam kurun waktu tiga tahun. Hal itu membuat sang suami merasa malu di hadapan keluarga dan teman-teman.

Lantaran lelah menghadapi istrinya, pria ini pun memutuskan mengajukan gugatan cerai. Keputusan tersebut diambil setelah usahanya membantu istri terus ditolak.

Ilustrasi suami istri konsultasi ke psikiater (shutterstock)

Sebelum ini, sang suami sudah berusaha untuk membawa istrinya ke psikiater demi mengatasi rasa takut kepada kecoak. Namun, si istri menolak meminum obat yang diberikan.

Baca Juga: Histeris saat Disuntik Vaksin Covid, Kepala Puskesmas Fobia dengan Jarum

Sebaliknya, istri pria ini malah marah. Sang istri pun merasa dituduh memiliki gangguan kejiwaan karena harus minum obat dari psikiater.

Selain pergi ke psikiater, pasangan ini juga sudah mengunjungi organisasi yang berfokus mengatasi masalah rumah tangga untuk menyelamatkan pernikahan.

Keduanya pun menjalani konseling, tapi usaha tersebut juga gagal. Tak hanya si suami, keluarga pria itu pun juga lelah menghadapi menantu mereka.

Sehingga, kini bercerai pun dipilih sebagai jalan terakhir karena sang suami merasa pernikahan keduanya sudah tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait