alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mantap, Kawasan Kumuh di Kuala Singkawang Disulap Jadi Obyek Wisata

Husna Rahmayunita Senin, 19 April 2021 | 16:10 WIB

Mantap, Kawasan Kumuh di Kuala Singkawang Disulap Jadi Obyek Wisata
Waterfront, obyek wisata baru di Kota Singkawang, Kalimantan Barat. (Antara/Rudi)

Dulu kawasan itu kumuh dan kini sudah berubah wujudnya.

SuaraKalbar.id - Kawasan kumuh yang berada di Kelurahan Kuala, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Kalimantan Barat kekinian disulap menjadi obyek wisata.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyebut obyek wisata itu dinamakan Waterfront Kuala Singkawang.

Dulu kawasan itu kumuh dan kini sudah berubah wujudnya. Bahkan menjadi  tujuan orang ngabuburit.

"Objek wisata tersebu setiap sorenya cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat Kota Singkawang, terlebih menjelang berbuka puasa di bulan suci Ramadan," ujar Tjhai Chui Mie seperti dikutip dari Antara, Senin (19/4/2021).

Baca Juga: Terjebak Kebakaran Ruko, Pasutri di Singkawang Tewas Terpanggang

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang bersiap untuk meresmikan objek wisata tersebut.

"Saya masih menunggu jadwal peresmian yang akan dijadwalkan oleh dinas perkimta," tuturnya.

Awalnya pembuatan objek wisata Waterfront Kuala Singkawang direncanakan sepanjang 670 meter, namun baru bisa direalisasikan sepanjang 260 meter.

Tjhai Chui Mie mengatakan untuk sisanya, Pemkot Singkawang mendorong pemerintah pusat bisa menganggarkan kembali untuk kegiatan selanjutnya, sehingga sepanjang Sungai Kuala itu bisa benar-benar menjadi tempat wisata yang indah.

"Itu yang menjadi target kami untuk bisa menyelesaikannya," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Ruko di Singkawang, Dua Warga Terjebak Api

Menurut dia, dengan menggunakan anggaran yang luar biasa diharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang, terutama yang tinggal di sekitar objek wisata Waterfront Kuala Singkawang bisa merawat dan menjaganya dengan baik, sehingga keindahannya dapat bertahan lama.

"Apalagi objek wisata yang dibangun merupakan milik kita bersama, sehingga kalau bukan kita sendiri yang menjaganya, lalu siapa lagi," kata Tjhai Chui Mie

Tak hanya masyarakat Kota Singkawang, orang luar yang datang berkunjung juga diharapkan ikut menjaga.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait