alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Mualaf Bon Kim Kiong, Pindah Agama karena Sering Menangis Dengar Azan

Husna Rahmayunita Senin, 26 April 2021 | 09:32 WIB

Kisah Mualaf Bon Kim Kiong, Pindah Agama karena Sering Menangis Dengar Azan
Ilustrasi mualaf.(Shutterctock/Ahmad Faizal Yahya)

Bon Kim Kiong mualaf setelah melewati perjalanan panjang.

SuaraKalbar.id - Di bulan suci Ramadhan sejumlah orang mendapat hidayah dan memutuskan untuk masuk Islam atau mualaf. Seperti halnya dengan Bon Kim Kiong.

Bon Kim Kiong mualaf setelah melewati perjalanan panjang. Warga Mempawah, Kalimantan Barat tersebut pindah agama ke Islam berawal dari tersentuh mendengar suara azan.

Hampir belasan tahun Bon Kim Kiong mempelajari Islam hingga akhirnya mengucap syahadat pada Kamis (22/4/2021) atau 9 Ramadhan 2021 lalu.

Bon Kim Kiong menjalani proses mualaf di Sekretariat Majelis Taklim Mualaf Hijrah Lil Iman, dengan disaksikan sejumlah orang.

Baca Juga: Ustadz Yahya Waloni: Orang Murtad karena Dikasih Mie Instan dan Beras

Ikrar syahadat Bon Kim Kiong mualaf berlangsung khidmat. Kim Kiong tampak lancar mengucapkan syahadat yang dipandu Pembina Majelis Taklim Mualaf Hijrah Lil Iman Mempawah, Ustadz Syafuan.

Mengutip Suarakalbar.co.id -- jaringan Suara.com, Senin (26/4/2021), setelah resmi masuk islam, Bon Kim Kiong sempat menangis haru dan disambut pelukan dari rekan-rekannya.

Pria berusia 49 tahun tersebut lalu memutuskan berganti nama menjadi Abdullah yang berarti hamba Allah.

Bon Kim Kiong, pria Mempawah putuskan mualaf. (dok.Suarakalbar.co.id)
Bon Kim Kiong, pria Mempawah putuskan mualaf. (dok.Suarakalbar.co.id)

Ustadz Syafuan mengisahkan sedikit perjalanan Bon Kim Kiong yang hingga akhirnya memutuskan mualaf.

Dia mengatakan cukup lama Bon Kim Kiong ingin pindah agama, masuk Islam. Keinginan tersebut muncul karena Bon Kim Kiong sering menangis mendengar azan.

Baca Juga: Yahya Waloni: Orang Kafir Masuk Islam Banyak dari Kaum Intelektual

"Kisahnya cukup mengharukan, berawal dari penuturannya yang sering menangis mendengar azan.Ia kemudian pelan-pelan pelajari Islam dari reka-rekan" ujar Syafuan.

Setelah yakin dengan Islam, dia mengungkapkan niatan untuk pindah agama kepada rekan-rekan kerjanya di Desa Bakau Kecil, Mempawah.

Keislaman Bong Kiong, kata dia, bukan karena paksaan ataupun niatan untuk menikahi wanita muslim. Murni karena keinginan dan kemantapan hatinya.

Usai bercerita kepada teman-teman, ia diajak ke Majelis Taklim MualafHijrah Lil Iman di Mempawah. Di tempat tersebut, Bon Kim Kiong kemudian melaksanakan proses mualaf.

"Majelis Taklim Mualaf Hijrah Lil Iman Mempawah siap melakukan pembinaan. Semoga ia bisa istiqomah dalam belajar Islam dan beribadah,” pungkas Ustadz Syafuan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait