alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Depresi, Angela Gilsha sampai Berdoa Segera Dipanggil Tuhan

Husna Rahmayunita | Yohanes Endra Selasa, 18 Mei 2021 | 09:26 WIB

Sempat Depresi, Angela Gilsha sampai Berdoa Segera Dipanggil Tuhan
Angela Gilsha

Dia baru-baru ini blak-blakan soal perjalanan hidupnya.

SuaraKalbar.id - Tak banyak yang tahu, Angela Gilsha berdoa segera dipanggil Tuhan saat mengalami depresi beberapa waktu lalu. 

Dia baru-baru ini blak-blakan soal perjalanan hidupnya lewat unggahan Insta Story di akun media sosial pribadinya.

Angela Gilsha ternyata pernah hampir menyerah dan depresi setelah sang adik, Marco Panari meninggal dunia pada Januari 2021.

Kala itu, perasaannya hancur sampai berdoa supaya Tuhan segera memanggilnya. Menurutnya, momen tersebut menjadi yang terberat dalam hidup.

Baca Juga: Sempat Alami Depresi, Michelle Obama Kasih Tips untuk Mengatasinya

Namun kekinian, pesinetron tersebut merasa bersyukur bisa berhasil melewati ujian tersebut dan kembali hidup normal seperti sedia kala.

“Dari Januari setelah kejadian adik aku, sampai pertengkaran bulan April aku mengalami lagi yang namanya depresi. Aku tidak bisa menjalani hidup seperti biasanya, hampir menyerah. Bahkan setiap hari aku minta Marco untuk jemput aku, berdoa biar Tuhan panggil aku secepatnya. Benar-benar cobaan terberat dalam hidup aku yang kalau diingat-ingat lagi, aku heran, kenapa aku bisa lewati semua itu?,” kata Angela Gilsha seperti dikutip dari Matamata.com.

Saat masa-sama sulit itu, Angela Gilsha diajak meditasi dan berdoa oleh temannya dan itu menjadi awal titik balik untuk dirinya.

Angela Gilsha cerita soal depresi dan keterpurukan hidupnya. (Instagram/angelagilsha)
Angela Gilsha cerita soal depresi dan keterpurukan hidupnya. (Instagram/angelagilsha)

Angela Gilsha mencurahkan segala isi hatinya dalam sebuah kertas kosong. Dia mengaku sampai taku kuasa meneteskan air matanya mengetahui hal itu.

“Sampai akhirnya pertengahan bulan April teman aku shintasukmadewi nanyain keadaan aku karena sekilas terlintas dipikiran dia, ajak aku meditasi dan berdoa malam itu. Inisiatif aku tulis di kertas kosong hal hal yang aku rasain, hal hal yang aku ingin buang dari kehidupan aku, dan hal-hal yang aku ingin manifestasi. Aku berdoa, aku baca semuanya dengan khusyuk bahkan sampai menitikkan air mata,” ujarnya.

Baca Juga: Salah Duga, Tingkat Stres Orang yang Sering Menghela Napas Justru Rendah

Hingga pada suat ketika, Angela Gilsha begitu fokus berdoa. Di situlah perasaan sedih maupun beban Angela Gilsha perlahan pudar dan menghilang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait