Warung Kopi Buka Pagi hingga Sore, Pas Dicek Ternyata Tempat Esek-esek

Sekilas seperti warung kopi pad biasanya.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 04 Juni 2021 | 07:57 WIB
Warung Kopi Buka Pagi hingga Sore, Pas Dicek Ternyata Tempat Esek-esek
Ilustrasi penggerebekan prostitusi di warung kopi (BantenHits)

SuaraKalbar.id - Sekilas terlihat seperti warung kopi (warkop), namun ternyata juga jadi tempat esek-esek alias prostitusi terselubung.

Pembeli yang masuk di warkop itu tak hanya ditawarkan minuman atau makanan, namun juga jasa seks.

Pemandangan tersebut terlihat di salah satu warkop di Jalan Kenanga, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kawasan tersebut memang dikenal sebagai eks lokalisasi Pembatuan.

Baca Juga:2 Warung Kopi di Aceh Disegel karena Langgar Instruksi Gubernur

Meski sudah ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, nyatanya praktik esek-esek di eks lokaliasi Pembatuan masih ada.

Pada pagi hingga sore, terlihat warung kopi yang buka. Tim Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), melihat ada dua laki-laki di lokasi tersebut pada akhir Mei 2021 lalu.

Tak berselang lama, seorang perempuan berlipstik tebal, sebut saja Rosa, menawarkan secangkir kopi sachet seharga Rp 10 ribu.

Wanita pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri secara online diamankan Satpol PP Kota Tangerang - (Alwan/BantenNews.co.id)
Wanita pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri secara online diamankan Satpol PP Kota Tangerang - (Alwan/BantenNews.co.id)

Setelah pembeli memesan tiga gelas, Rosa memberikan kode.

“Ngamar mas,” celetuknya.

Baca Juga:Penjaga Warung Kopi di Bekasi Dibacok, HP Dibawa Kabur

Belakangan, kode ini cukup familiar sebagai kode prostitusi di eks lokalisasi Pembatuan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini