alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jelang PSU Pilgub Kalsel, Kantor Kecamatan Bansel Diserbu Warga

Husna Rahmayunita Selasa, 08 Juni 2021 | 14:34 WIB

Jelang PSU Pilgub Kalsel, Kantor Kecamatan Bansel Diserbu Warga
Kantor Kecamatan Banjarmasin Selatan diserbu warga jelas PSU Pilgub Kalsel. (dok.Kanalkalimantan.com)

Warga mengantre dari pagi.

SuaraKalbar.id - Kantor kecamatan Banjarmasin Selatan (Bansel), Kalimantan Selatan diserbu warga, Selasa (8/6/2021).

Ini menyusul pemungutan suara ulang pemilihan gubernur Kalimantan Selatan atau PSU Pilgub Kalsel yang akan digelar Rabu (9/6).

Warga menggeruduk kantor Kecamatan Bansel ntuk melakukan pencetakan e-KTP. Saking panjangnya antrean, membuat kerumunan tak bisa dihindarkan.

Salah satu warga Kelurahan Pemurus Baru, Zulkifli mengatakan sudah sejak pukul 08.00 Wita antre untuk mencetak e-KTP.

Baca Juga: Bikin Gaduh, Spanduk Provokatif Dicopot Jelang PSU Pilgub Kalsel

"Baru kemarin dapat undangan dari RT, jadi bikin ini untuk coblos besok,” ujar Zulkifly kepada kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com).

Zulkifly mengaku, saat ini ia hanya memiliki KTP sementara. KTP itu sempat digunakannya untuk pencoblosan Pilgub 9 Desember 2020 lalu.

Pun ketika disinggung kenapa baru saat ini mencetak e-KTP, dia mengaku sebelumnya tidak sempat.

Warga memasukkan surat suara saat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 11, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/12/2020). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]
Warga memasukkan surat suara saat pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 11, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Minggu (13/12/2020). [ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah]

“Kemarin itu karena ada kesibukan, jadi lupa untuk mengurus,” sambungnya.

Sementara itu, PJ Walikota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen, mengatakan petugas hanya melayani pencetakan KTP untuk warga yang KTP-nya rusak ataupun yang hilang.

Baca Juga: IRT Dimutilasi dan Dibakar, Diduga Gegara Uang Kencan

“Sampai hari ini masih banyak masyarakat yang belum memiliki KTP. Jadi di sini sebenarnya tinggal mencetak saja. Untuk warga yang rekam KTP kita suruh balik,” ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait