alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puskesmas Purnama Pontianak Kebanjiran, Terpaksa Tutup Pelayanan

Husna Rahmayunita Kamis, 10 Juni 2021 | 17:10 WIB

Puskesmas Purnama Pontianak Kebanjiran, Terpaksa Tutup Pelayanan
Puskesmas Purnama Pontianak kebanjiran. (Antara/ist)

Penutupan ini dilakukan sementara sampai air surut.

SuaraKalbar.id - Curah hujan tinggi mengakibatkan sejumlah titik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat banjir. Puskesmas Purnama terdampak.

Puskesmas Purnama kebanjiran sehingga terpaksa menutup pelayanan kesehatan untuk para pasien, Kamis (10/6/2021).

Penutupan ini dilakukan sementara sampai air surut sehingga pelayanan bisa maksimal.

"Saat ini memang Puskesmas Purnama terendam, sehingga tidak bisa melayani pasien untuk sementara waktu, namun apabila airnya sudah surut maka dibuka kembali," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Cara Mengurus Akta Kematian di Pontianak, Simak Syarat dan Prosesnya

Ia menjelaskan untuk sementara ini masyarakat bisa mencari fasilitas kesehatan di tempat lain.

"Ini (genangan air) merupakan bencana yang tidak terduga, namun masyarakat bisa mencari fasilitas kesehatan di puskesmas lain di sekitar itu, misalnya di Gang Sehat ataupun Gang Bali," sambungnya.

Sidiq pun menyebut pihaknya berencana merenovasi Puskesmas Purnama untuk mengantisipasi banjir. Namun masih terkendala karena belum ada anggaran.

Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Edi Kamtono mengatakan sebagian besar daerah di Pontianak rawan genangan air, karena sebagian besar dataran rendah.

Apalagi, pertumbuhan pembangunan kota yang cepat maka semakin menambah potensi genangan air tersebut, ditambah posisinya dibelah oleh Sungai Kapuas dan Landak.

Baca Juga: Kereta ke Banyuwangi Sempat Telat, Rel Kereta Terendam Setelah Hujan 4 Jam

"Sehingga kami terus berupaya memelihara parit-parit yang ada dan melakukan peninggian jalan sehingga tidak mudah tergenang air ketika musim penghujan dan air pasang laut tinggi di bulan Desember hingga Januari," ujarnya.

Dalam mengatasi hal itu, pihaknya akan lebih mengoptimalkan fungsi parit agar air cepat turun ke Sungai Kapuas dalam mencegah terjadinya genangan air di kota itu ketika musim hujan atau air pasang tertinggi tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait