Dia menambahkan, selama membantu usaha orang tuanya tidak menngangu aktivitas kegiatan belajar, karena sekolah memberlakukan sistem belajar online atau daring, namun ketika pembelajaran tatap muka dilaksanakan, maka dirinya akan lebih fokus untuk belajar dan berkonsentrasi saat berada di sekolahnya.
"Sekolah saat ini masih memberlakukan sistem daring, berkenaan tersebut jika sekolah sudah memberlakukan tatap muka kembali, maka ia akan fokus terhadap pelajaran yang disampaikan guru saat berada disekolah," ucap Sabrina.

Dilokasi yang sama, Fathurozi selaku Ayah menyampaikan secara pribadi dan berterus terang tidak memiliki akun media sosial kekinian yang kini digunakan oleh banyak masyarakat.
Kebetulan putrinya memiliki aplikasi media sosial dan mempunyai kemampuan untuk membuat konten video yang mempopulerkan tempat usahanya sehingga tanpa disadari bisa seramai ini dikunjungi oleh masyarakat, bahkan sebelumnya sempat disinggahi oleh youtubers dari Jakarta mampir ke tempat usahanya.
Baca Juga:Viral Wanita Lihat Mantan Nikah dengan Kakak Kandungnya: Aku Ikhlas
Peran media sosial memberikan dampak perubahan secara drastis, hingga dapat dirasakan dengan perbandingan sebelum dan sesudahnya setelah upaya yang dilakukan oleh anaknya, dengan perbandingan sebesar 100 persen bisa dirasakan bahkan setiap harinya harus menyiapkan 20 kilogram beras untuk dimasak oleh istrinya.
Tentunya dirinya sebagai orang tua sangatlah beruntung memiliki anak yang memiliki kelebihan dibidangnya, dan sangat mendukung niat untuk berusaha dengan ketrampilan yang dimilikinya
"Sebagai orang tua, saya sangat bangga sekali, dan bersyukur kepada Allah SWT. Semoga apa yang menjadi cita cita anak saya bisa terkabul," katanya menegaskan.
(Muchlis Ubaidhillah)
Baca Juga:Ramainya Warung Cendol Selebgram Cantik Kediri Ini