Ini Daftar Tarif Tes PCR di Pontianak, Masih Ada yang Mematok Lebih dari Rp 300 Ribu?

Pemerintah telah mematok tarif tes swab PCR di luar Pulau Jawa-Bali sebesar Rp 300 ribu. Pun harga tersebut juga diberlakukan di Kalimantan Barat (Kalbar).

Chandra Iswinarno
Senin, 01 November 2021 | 15:29 WIB
Ini Daftar Tarif Tes PCR di Pontianak, Masih Ada yang Mematok Lebih dari Rp 300 Ribu?
Salah seorang warga berkonsultasi di Laboratorium Klinik Sakura Kota Pontianak. [Suara.com/Ocsya Ade CP]

SuaraKalbar.id - Pemerintah telah mematok tarif tes swab PCR di luar Pulau Jawa-Bali sebesar Rp 300 ribu. Pun harga tersebut juga diberlakukan di Kalimantan Barat (Kalbar). Meski sudah diatur dalam peraturan pemerintah, masih ditemukan pemberlakuan harga tarif PCR di Kalbar di atas harga yang telah ditentukan.

Berdasarkan penelusuran SuaraKalbar.id di beberapa tempat yang melayani tes PCR di Pontianak, harga baru yang ditetapkan pemerintah telah diberlakukan. Meski begitu, tak sedikit pula klinik atau laboratorium yang mempertanyakan penerapan harga tersebut karena pertimbangan tertentu.

Seperti di Laboratorium Klinik Sakura, Jalan Ahmad Yani I Pontianak. Semenjak hari pertama pemberlakuan tarif tes PCR tersebut telah diterapkan sesuai standar atau ketentuan pemerintah.

"Untuk hari pertama aturan ini diterapkan, kami melayani tes PCR kurang lebih 300 orang. Kami menerapkan aturan baru dengan menurunkan harga jadi Rp 295 ribu untuk tes PCR metode sameday dan Swab Antigen hanya Rp 95 ribu," kata Head Marketing Officer Laboratorium Klinik Sakura Ismaniah Ismail saat ditemui SuaraKalbar.id, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:Luhut dan Erick Thohir Diduga Terlibat dalam Bisnis Tes PCR

Diakui Ismaniah, masih banyak masyarakat yang menginginkan pelayanan tes swab PCR metode express atau hasil cepat keluar. Pun masyarakat tidak mempermasalahkan soal tarif, karena memang butuh cepat.

"Kebanyakan itu mereka yang mau terbang, mintanya yang express. Ya kami tidak mungkin pasang tarif Rp 300 ribu untuk layanan express. Pasti harganya lebih tinggi. Karena beli alatnya cukup mahal, nggak sebanding," ujarnya.

Untuk hal ini, kata Ismaniah, pihaknya akan berkoordinasi apakah masih diberi kesempatan untuk menggunakan harga lama khusus pelayanan express. Karena pihaknya tidak mau melanggar aturan.

"Kita pihak swasta kan pasti ada layanan lebih seperti express. Ini tentu beda dengan sameday. Express bisa cepat keluar hasilnya tanpa nunggu sampel yang lain. Inilah yang membuat tarifnya mahal," ujarnya.

Sementara itu di Klinik Kanazawa pun juga memberlakukan hal yang sama dengan Klinik Sakura yang menerapkan tarif tes PCR sebesar Rp 295 ribu.

Baca Juga:Wagub DKI Ancam Cabut Izin Klinik Jika Patok Harga PCR Lebih Mahal dari Instruksi Jokowi

Sedangkan Laboratorium Prodia Pontianak kini tidak melayani lagi tes swab PCR. Bukan karena aturan baru ini, karena manajemen memang memutuskan tidak melayani lagi tes swab PCR.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini