SuaraKalbar.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mendukung pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang mengusulkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.
Hal itu dinyatakan juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurutnya, Prabowo menilai Jenderal Andika sosok paripurna untuk menjadi Panglima TNI.
Dahnil mengatakan, Prabowo akan siap bekerjasama untuk memperkuat pertahanan RI. Apalagi Jenderal Andika yang telah lama dikenal oleh Prabowo dan dia juga pernah menjadi anggota Kopassus saat dipimpin Prabowo pada 1995 hingga 1998.
"Chemistry Pak Menhan dengan Jenderal Andika sangat baik dan kuat dan Jenderal Andika sosok yang paripurna sebagai Panglima," kata Dahnil, dikutip dari Suara.com, Rabu (3/11/2021).
Baca Juga:Pangkostrad Letjen Dudung Diprediksi jadi KSAD, Gantikan Jenderal Andika Perkasa
Dahnil mengatakan, Andika memiliki pengalaman sebagai jenderal lapangan dan tempur. Di sisi lain, menantu dari mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono tersebut juga dianggap memiliki kemampuan akademik yang baik.
Dengan kemampuannya tersebut, Prabowo yakin bisa bekerjasama dengan baik untuk mengurusi pertahanan Tanah Air.
"Jadi Pak Menhan yakin bisa bekerjasama dengan baik dengan beliau sesuai dengan perintah dan petunjuk Presiden Joko Widodo untuk memperkuat dan meninggalkan legacy pertahanan RI yang kuat di masa yang akan datang."
Sebelumnya, Presiden Jokowi akhirnya mengusulkan nama KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai calon panglima.
Usulan itu disampaikan Jokowi melalui surat presiden yang dikirimkam melalui Mensesneg Pratikno kepada DPR siang ini.
Baca Juga:Tantangan Utama Calon Panglima TNI Andika Perkasa: Selesaikan Konflik KKB di Papua
Ketua DPR Puan Maharani yang menerima surpres menegaskan bahwa Jokowi hanya mengusulkan satu nama sebagai calon tunggal Panglima TNI.
- 1
- 2