facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anies Beberkan Penanganan Banjir Jakarta, Netizen Minta Ganjar Diskusi Dengan Anies Tangani Banjir di Jateng

Bella Rabu, 19 Januari 2022 | 17:21 WIB

Anies Beberkan Penanganan Banjir Jakarta, Netizen Minta Ganjar Diskusi Dengan Anies Tangani Banjir di Jateng
Seorang warga bermain HP di depan rumahnya yang terkena banjir di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (18/1/2022). [ANTARA FOTO/Fauzan]

Menurut Anies, banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Selasa kemarin adalah akibat hujan dengan intensitas ekstrem yang terjadi.

SuaraKalbar.id - Gubernur Jakarta, Anies Baswedan memberikan respon atas banjir yang melanda Ibu Kota pada selasa (18/1/2022) kemarin.

Menurut Anies, banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Selasa kemarin adalah akibat hujan dengan intensitas ekstrem yang terjadi.

“Kemarin curah hujan di Kemayoran tercatat mencapai 204 milimeter, di Teluk Gong 193 mm, di Pulomas 177 mm, dan Kelapa Gading 163 mm,” terang Anies lewat unggahan media sosial miliknya, Rabu (19/1/2022).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan bahwa curah hujan di atas 150 mm adalah kondisi ekstrem.

Baca Juga: Wagub Riza Sebut 28 Sekolah di Jakarta Kembali Terapkan PTM 100 Persen

“Kapasitas drainase di Jakarta berkisar antara 50-100 mm. Bila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, pasti akan terjadi genangan banjir di Jakarta,” katanya.

Menurut Anies. apabila turun hujan ekstrim dan mengakibatkan banjir, maka prioritas Pemprov DKI Jakarta adalah memastikan warga aman dan tak ada korban jiwa.

“Lalu memastikan semua usaha pemompaan dikerjakan agar banjir bisa surut dalam waktu maksimal enam jam setelah hujan berhenti,” jelasnya.

Berkat kesiapan dan tanggapnya jajaran Pemprov DKI, menurutnya sebagian besar titik banjir kemarin sudah surut di hari yang sama.

Dalam penanganan banjir kemarin, lebih dari 100 pompa mobile diaktifkan dan belasan truk pemadam kebakaran diturunkan.

Baca Juga: Sempat Dihentikan, PTM 100 Persen di 28 Sekolah di Jakarta Kembali Berjalan

“Sebanyak 480 pompa stasioner juga dalam posisi siap, dan di daerah yang terdapat banjir dan genangan langsung diaktifkan. Semua dikerahkan untuk memompa dari kawasan tergenang dan dialirkan ke saluran/kanal/sungai. Surut cepat karena semua sumber daya dikerahkan. Itulah kerja jajaran DKI: senyap dan tuntas,” tegasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait