Mohammad Adlan, mengaku sangat suka terhadap tekstur rasa khas dari Chai Kwe. Ia mengaku jatuh cinta pada kuliner yang satu ini sejak pertama kali mencicipinya saat dirinya pertama datang ke Pontianak beberapa tahun silam.
"Iya, waktu itu saya diajak istri nyobain kuliner khas di Pontianak, baru kali itu saya mencicipinya. Rasanya kenyal tapi gurih, cocok sama lidah saya yang gak suka manis," terangnya.
Meskipun itu pertama kali dirinya merasakan kuliner khas Kota Khatulistiwa itu, dia mengaku ketagihan.
"Sekarang kalau nyari cemilan sore-sore atau pengen makan apa, saya maunya chai kwe," kata Adlan.
Baca Juga:204 Personel Gabungan Amankan Perayaan Tahun Baru Imlek di Jakarta Selatan
Sebagai seorang Muslim, dia tidak merasa ragu untuk memakan kuliner khas yang berasal dari warga etnis Tionghoa itu.
"Ya kan kita cari yang halal, biasanya tempat yang jual beda. Kalo yang halal pekerjanya juga biasanya muslim. Pada pakai jilbab, yang bikin juga banyak yang muslim saya lihat. Yang jelas biasanya ada tulisan halal di spanduk depan warungnya" terang pria yang berasal dari Jawa Timur itu.
Kontributor: Rabiansyah