facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Lansia Tinggal Serumah di Sengkubang, Satu Orang Diduga Menderita Batu Empedu Padahal Tulang Punggung Keluarga

Bella Minggu, 13 Maret 2022 | 18:50 WIB

Tiga Lansia Tinggal Serumah di Sengkubang, Satu Orang Diduga Menderita Batu Empedu Padahal Tulang Punggung Keluarga
Pengajian Mukaddam Sungai Kunyit dan Feby Stiker Mempawah saat menyerahkan bantuan sembako untuk keluarga Baharon di Sengkubang, Sabtu (12/3/2022)/istimewa

Pak Baharon sendiri sudah kami bawa ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk ditangani tim medis.

SuaraKalbar.id - Tiga orang lansia di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir tinggal dalam satu rumah dengan kondisi sakit-sakitan dan butuh pertolongan.

Ketua Mempawah Peduli, Alex Candra, mengatakan, dari ketiga warga lansia tersebut, seorang di antaranya adalah Baharon, 54 tahun.

“Pak Baharon sendiri sudah kami bawa ke RSUD dr Rubini Mempawah untuk ditangani tim medis. Ada dugaan, ia menderita bantu empedu. Nanti akan ada pemeriksaan lebih lanjut untuk dilakukan tindakan,” ujar Alex, melansir suarakalbar.co.id, jaringan suara.com, Minggu (13/3/202).

Menurut Alex, Baharon merupakan pasien ajuan baru yang akan didampingi Mempawah Peduli, dirinya memiliki empat orang saudara lansia yang berasal dari Desa Sungau Limau.

Baca Juga: Ngeri, Pedagang Bunga di Gelora Khatulistiwa Anggap Pemprov Kalbar Gopoh, Kok Bisa?

“Ia (Baharon) punya empat saudara lansia berasal dari Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit. Namun ia berdomisili di Desa Sengkubang, yakni di rumah abang iparnya yang juga lansia berusia 77 tahun bernama Arifin atau Pak Ude Ifin,” ungkap Alex lagi.

Kabar mengenai warga lansia yang sedang ditangani Mempawah Peduli, rupanya turut memantik empati elemen masyarakat. Beberapa diantaranya, pengurus Pengajian Mukkadam, Desa Sungai Limau, dan Vina dari Feby Stiker Mempawah yang langsung berkunjung ke kediaman Baharon bersaudara untuk memberikan bantuan sembako, Sabtu (12/3/2022) malam.

“Terima kasih kami ucapkan kepada sahabat Pengajian Mukkadam Desa Sungai Limau dan Kak Vina dari Feby Stiker Mempawah. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini berlipat ganda,” ujarnya mendoakan.

Menurut Alex, Baharon selama ini memang merupakan tulang punggung keluarga. Ketika ia sakit, maka kondisi keluarganya yang semua lansia tentu juga ikut susah. Karena itu, begitu mendapat kabar tentang kondisi Baharon ini, maka Mempawah Peduli langsung bergerak untuk memastikannya.

“Makanya Pak Baharon langsung kami bawa ke rumah sakit, dan semoga semakin membaik seperti sediakala,” tutup Alex.

Baca Juga: Seekor Trenggiling Masuk Rumah Warga di Siantan Hulu, Kini Telah Dilepasliarkan Tim WRU BKSDA Kalbar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait