facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Petani Sawit di Singkawang Minta Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO, Maryanto Ungkap Segini Harga BTS di Malaysia

Bella Rabu, 18 Mei 2022 | 09:34 WIB

Petani Sawit di Singkawang Minta Presiden Buka Kembali Keran Ekspor CPO, Maryanto Ungkap Segini Harga BTS di Malaysia
Ilustrasi minyak dan kelapa sawit. (Shutterstock)

Selain itu, para peserta aksi juga menyampaikan keluhan soal harga sawit yang kian merosot, bahkan berada di kisaran Rp1500-Rp2000 per kilogram.

SuaraKalbar.id - Puluhan petani sawit yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Singkawang meminta Presiden kembali membuka keran ekspor CPO.

Hal itu disampaikan, saat menggelar aksi damai di Kantor Wali Kota Singkawang, pada Selasa (17/5/2022) kemarin, sebagai wujud dukungan aksi keprihatinan para petani kelapa sawit secara nasional di 22 provinsi dan 146 kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

“Dengan harapan, apa yang disampaikan para petani kelapa sawit bisa di dengar oleh pemerintah pusat, karena yang mengambil keputusan larangan ekspor minyak kelapa sawit dan CPO adalah pemerintah pusat melalui bapak Presiden RI, Joko Wododo," kata koordinator aksi, Maryanto di Singkawang, mengutip Antara, Rabu (18/5/2022).

Selain itu, para peserta aksi juga menyampaikan keluhan soal harga sawit yang kian merosot, bahkan berada di kisaran Rp1500-Rp2000 per kilogram.

Baca Juga: Siapa Lin Che Wei? Relawan Jokowi yang Kini Jadi Tersangka Mafia Minyak Goreng Baru

“Menurut informasi, di Malaysia harga BTS sudah mencapai Rp5000 per kilogram, sementara di Indonesia masih di kisaran harga Rp1500-Rp2000 per kilogram,” terangnya.

Namun yang paling menyedihkan, menurut Maryanto ada pabrik yang sudah tidak menerima hasil petani kelapa sawit yang telah berjuang memanen dan mengangkut hasil kebunnya.

“Alangkah sedihnya," kata Maryanto.

“Oleh karena itu, melalui aksi yang disampaikan kepada pemerintah melalui ibu Wali Kota Singkawang bisa didengar oleh pemerintah pusat,” lanjutnya.

Baca Juga: Kabar Baik, Masyarakat Boleh Lepas Masker tapi Hanya di Areal Terbuka

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait