Kini uang yang dikumpulkan dari hasil jerih payah selama hampir seperempat abad berhasil membayar cita-citanya.
"Alhamdulillah lah, memang sudah lama saya menabung saya niatkam untuk berangkat haji, awaknya tak yakin karema saya hanya tukang sapu. Tapi saya niatkan, saya tabung sedikit demi sedikit, saya minta kepada Allah luruskan niat saya, alhamdulillah sekarang terwujud,"ceritanya.
Mathori termasuk orang yang beruntung karena keberangkatannya tidak tertunda. Ia menjadi salah satu dari ribuan calon jemaah haji di Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Untuk diketahui, ada sebanyak 16 calon jemaah haji asal kota Pontianak, Kalimantan Barat dipastikan gagal berangkat ke tanah suci, arab saudi tahun ini.
Baca Juga:Rekening Nasabah BRI di Pontianak Diretas Maling, Uang Rp 144 Juta Ludes, Begini Cerita Fatima
Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Barat(Kalbar), Syahrul Yadi membenarkan hal tersebut. Tak hanya di Pontianak, calon jemaah haji di beberapa daerah Kalimantan Barat terpaksa menunda keberangkatan hingga tahun yang akan datang.
Beberapa daerah itu diantaranya, Kota Pontianak, Kayong Utara Kabupaten Sintang,dan Kabupaten Melawi.
"Ada bebeberapa daerah yang juga para calon jemaah haji nya tertunda tahun ini,tapi sudah ditutupi dengan yang cadangan, dan itu tidak masalah bahkan sudah ada kesepakatan," katanya kepada Suara.com
16 orang tersebut lanjut, Syahrul, memang menunda keberangkatannya sendiri.
"Yang tertunda ini salah satu ada yang tidak bisa berangkat suami istri, misalnya suaminya saja pergi, tapi suaminya ini mau sama-sama dengan istri akhirnya tertunda dulu, dan mungkin ada tambahan biaya lokal mungkin kebetulan belum ada uang, bahkan ada yang sibuk,"ucapnya.
Baca Juga:Geger Daftar Tunggu Calon Haji di Sulawesi Selatan 97 Tahun, Ternyata Ini Penyebabnya
Para calon jemaah haji yang gagal berangkat pada tahun ini,bakal dimasukkan ke dalam daftar prioritas untuk beribadah haji pada tahun yang akan datang.