facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pembagian Hasil Tak Wajar, Petani Plasma PT PSP Geruduk Kantor DPRD Kalbar Tuntut Izin Perusahaan Sawit Dicabut

Bella Kamis, 23 Juni 2022 | 16:08 WIB

Pembagian Hasil Tak Wajar, Petani Plasma PT PSP Geruduk Kantor DPRD Kalbar Tuntut Izin Perusahaan Sawit Dicabut
Ratusan Petani mengatasnamakan Ikatan Plasma PT Peniti Sungai Purun- HPI Agro melakukan unjuk rasa didepan kantor DPRD Kalimantan Barat, Kamis (23/06/2022). Spanduk bertuliskan 'Mafia Perkebunan Sawit Harus di Usir dari Tanah Borneo' bentuk kekecewaan para petani terhadap perusahaan yang dinilai tidak adil dalam membagi hasil. [Suara.com/Diko Eno]

Mafia Perkebunan Sawit Harus Diusir dari Tanah Borneo

"Barang kali ini oknum ini tak tau yang ada disana, bosnya disana dipusat itu. Ini saya kira oknumnya ini karena ditempat lain tidak begitu pembagian hasilnya,"ungkap Jailani.

Anggota DPRD Kalimantan Barat Ermin Elviani merespon hal tersebut. Dewan perwakilan rakyat bakal melakukan pendampingan terhadap beberapa menjadi tuntutan antara petani kepada pihak perusahaan.

"Masalah nya itukan sudah kita ketahui, tentang ketidak adilan dalam pembagian hasil sawit tersebut. Hal inilah yang harus kami sampaikan pada saat rapat kerja terutama kepada pihak-pihak yang terkait dan pada perusahaan,"ucapnya.

Dalam askinya, para petani juga membawa berbagai poster ungkapan kekecewaan mereka. Salah satunya poster bertuliskan 'Mafia Perkebunan Sawit Harus Diusir dari Tanah Borneo' bentuk kekecewaan para petani terhadap perusahaan yang dinilai tidak adil dalam membagi hasil.

Baca Juga: Niat Maling di Indomaret Pontianak, Pencuri Ini Apes Ketemu Karyawan yang Ternyata Atlet Bela Diri: Jangan Kau Cekik Aku

Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat itu telah mendengarkan semua permasalahan yang disampaikan para petani plasma PT Peniti Sungai Purun (PSP).

Kata Ermin, sebelumnya ada beberapa tuntutan disampaikan petani, salah satunya terkait masalah ketidakadilan pembagian hasil plasma.

Pihaknya terlebih dahulu akan mempelajari poin-poin yang menjadi tuntutan para petani tersebut.

"Akan kita rapatkan, kita pelajari, bahkan kita follow up apa yang mereka sampaikan,"pungkasnya.


Kontributor: Diko Eno

Baca Juga: Terapkan 4 Study Habits Ini agar Hasil Belajarmu Maksimal

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait