facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Turut Jadi Korban Pemblokiran Paypal, Deddy Corbuzier Undang Kominfo ke Podcast: Ngobrol Yuk Pak di Close The Door

Bella Minggu, 31 Juli 2022 | 13:40 WIB

Turut Jadi Korban Pemblokiran Paypal, Deddy Corbuzier Undang Kominfo ke Podcast: Ngobrol Yuk Pak di Close The Door
Deddy Corbuzier. (NOICE)

Uang saya dan uang masyarakat itu banyak yang ke tahan disana. Banyak pak. Ini yang tanggungjawab siapa pak?

SuaraKalbar.id - Memasuki hari kedua pemblokiran beberapa platform yang belum terdaftar di Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) milik Kominfo, Deddy Corbuzier, mentalist ternama di Indonesia turut buka suara lewat Instagramnya (31/7).

Dalam unggahan akun sosial media pribadinya, Deddy Corbuzier tampak melayangkan sebuah teguran terhadap Kominfo terkait pemblokiran beberapa platform, termasuk Paypal yang ternyata turut merugikan Deddy.

Pada unggahan tersebut, Deddy tampak menuturkan bahwa sejumlah uangnya berada di platform penyedia jasa transfer uang melalui surat elektronik yang digunakan secara internasional tersebut.

"Saya dengar katanya Paypal diblok, saya sih gak masalah. Cuma uang saya dan uang masyarakat itu banyak yang ke tahan disana. Banyak pak. Ini yang tanggungjawab siapa pak?" Tanya Deddy pada Johnny Gerard Plate, selaku Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Baca Juga: Kominfo: Steam Sedang Siapkan Dokumen Daftar PSE

Deddy Corbuzier tampak menyayangkan pihak Kominfo melakukan pemblokiran secara mendadak tanpa pemeritahuan sebelumnya kepada masyarakat sehingga menyebabkan sejumlah uang milik masyarakat Indonesia ditahan oleh Paypal.

"Nanti kami bayar pajak susah, lho pak kalo uangnya nyantol dimana-mana. Udah investasi bodong nyantol, ini nyantol, dimana-mana nyantol. Diblok gak ngomong-ngomong, tiba-tiba diblok.

Selain itu, Deddy Corbuzier juga tampak menyinggung berbagai judi online yang malah tak kebagian diblokir oleh Kominfo.

"Kalau bisa pak, judi online-judi online yang dipromosikan sama artis-artis itu diblok juga pak semua. Atau yang punya terlalu kuat sampai anda tidak bisa ngeblok?" Sindir Deddy.

Menutup tegurannya, Deddy lantas memberikan undangan terbuka untuk pihak Kominfo agar hadir memberikan klarifikasinya pada podcast miliknya.

Baca Juga: Diblokir Kominfo, Kini Steam, Dota 2, dan Counter Strike Mulai Proses Daftar PSE

"Ngobrol yuk pak di Close The Door?" Undang Deddy.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait