Miris, 2 Gadis di Bawah Umur di Pontianak Disetubuhi Lalu Dijual Melalui MiChat

Dua korban dalam kasus yang berhasil diungkap Petugas Polresta Pontianak kali ini korbannya merupakan dua anak perempuan yang masih di bawah umur.

Bella
Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:43 WIB
Miris, 2 Gadis di Bawah Umur di Pontianak Disetubuhi Lalu Dijual Melalui MiChat
Ilustrasi kekerasan seksual [ANTARA]

SuaraKalbar.id - Kasus eksploitasi terhadap anak di bawah umur kembali menggegerkan masyarakat Pontianak.

Bagaimana tidak, kasus yang berhasil diungkap Petugas Polresta Pontianak kali ini korbannya merupakan dua anak perempuan yang masih di bawah umur.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Indra Asrianto mengungkapkan jika kedua korban disetubuhi terlebih dulu oleh para pelaku sebelum akhirnya ditawarkan ke orang lain melalui sosial media.

Pelaku pertama berinisial FK, mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak tiga kali sebelum akhirnya menjual korban ke lelaki hidung belang.

Baca Juga:Pernah Viral Gegara Beri Mahar Rp 500 Juta demi Nikahi Gadis Muda, Nasib Haji Sondani Kini Memprihatinkan

“FK (20) ini menyetubuhi korban sebut saja bunga sebanyak tiga kali dan dieksploitasi sebanyak dua kali dengan tarif sekali berkencan dengan korban adalah Rp 700 ribu,” kata Kompol Indra melansir suarakalbar.co.id.

Setelah mengamankan FK, Indra melanjutkan, pihaknya juga kembali menemukan seorang korban eksploitasi seksual di sebuah hotel di kawasan Pontianak Selatan yang juga masih di bawah umur pada Senin (8/8/2022) pada pukul 21.00 WIB.

Pelaku dalam kasus kedua tersebut adalah pemuda pria berinisial KS.

“Pelaku KS (18) melakukan hubungan layaknya suami istri terhadap korban dan mengeksploitasi korban dengan cara mencarikan korban tamu. uang hasil dari tamu digunakan sebagian untuk keperluan pelaku,” jelasnya.

Hasil interogasi singkat pihak kepolisian, bahwa KS telah menyetubuhi korban lebih dari 10 kali.

Baca Juga:Viral Video Warga Pontianak Masih Langgar Aturan Penggunaan Sepeda Listrik di Taman Hingga Tabrak Anak Kecil

Sementara itu, korban mengaku mengalami eksploitasi seksual sejak bulan Juli 2022 dan sudah ada 8 kali korban dieksploitasi secara seksual.

News

Terkini

Polisi indo terkenal karena prestasi (salah) Polisi indo terkenal karena arogansi (benar)

News | 14:58 WIB

Saya Prabowo Subianto Menteri Pertahan RI mengucapkan turut berdukacita dan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban tragedi stadion Kanjuruhan, Malang

News | 13:54 WIB

Anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

News | 13:00 WIB

Tim pencari fakta diminta bekerja kalau bisa tidak sampai satu bulan sudah bisa menyimpulkan. Karena masalah besarnya sebenarnya sudah diketahui

News | 12:23 WIB

Shalat Ghaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia dan dapat dilaksanakan setelah shalat Jumat pada 7 Oktober 2022

News | 12:17 WIB

Beri kami waktu tiga pekan, kami akan selesaikan kasus ini, semua sama di mata hukum jadi tidak ada yang ditutup-tutupi. Saya mohon semua pihak bersabar

News | 11:47 WIB

Kehadiran seribuan lebih suporter Barito Putera itu untuk menyalakan lilin demi menyampaikan duka atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur

News | 11:40 WIB

Sesuai dengan aturan PKPU No. 4 tahun 2022, intinya KPU memberikan peluang kepada masyarakat untuk melaporkan, baik secara online dan offline

News | 11:21 WIB

Tadi kami sudah cek TKP, untuk olah TKP nanti kita ketemukan keduanya dulu,

News | 11:03 WIB

Pelaporan tersebut bertujuan agar tidak ada lagi pelecehan terhadap institusi pemerintah dalam hal ini kepolisian dan juga memberikan efek jera

News | 10:04 WIB

Masyarakat dan Para Pecinta Sepak Bola Kota Pontianak melakukan aksi tabur bunga dan menyalakan lilin untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan

News | 09:33 WIB

Memang stok vaksin kita, sudah mengalami kadaluarsa. Ada sekitar dibawah 1000 untuk jumlahnya

News | 06:05 WIB

pelaku mengayunkan parang tersebut ke arah kepala anak kandungnya sehingga korban mengalami luka.

News | 22:07 WIB

Selanjutnya Iwan Bule harus mundur dari kursi kepemimpinan PSSI, Anda harus bertanggung jawab dengan apa yang terjadi

News | 21:48 WIB

Menurut Ade, pelaku melakukan pencurian bersama rekannya yang saat ini masih menjadi buronan polisi

News | 20:16 WIB
Tampilkan lebih banyak