Ketua DPRD Sanggau Jumadi Berharap Pengedar dan Bandar Narkoba Dihukum Mati: Agar Memberikan Efek Jera

Saya berharap Polres Sanggau meningkatkan lagi pengawasan terhadap narkoba

Bella
Kamis, 22 September 2022 | 16:18 WIB
Ketua DPRD Sanggau Jumadi Berharap Pengedar dan Bandar Narkoba Dihukum Mati: Agar Memberikan Efek Jera
Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi. [SuaraKalbar.co.id]

SuaraKalbar.id - Ketua DPRD Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumadi, berharap hukuman seberat beratnya untuk pengedar dan bandar narkoba untuk tetap diterapkan.

Bahkan dirinya berharap, jika bisa para pengedar dan bandar narkoba diberikan hukuman mati agar memberikan efek jera.

Hal itu dikatakannya saat menanggapi pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak empat kilogram yang dilakukan oleh Polres Sanggau.

Jumadi mengaku salut atas kinerja Polres Sanggau dalam mengungkap dan menangkap pelaku penyelundupan narkotika di Kabupaten Sanggau.

Baca Juga:4 Kilogram Sabu dari Malaysia Dimusnahkan Polres Sanggau

“Saya berharap Polres Sanggau meningkatkan lagi pengawasan terhadap narkoba" kata Jumadi.

Selain itu, dirinya juga berharap masyarakat di Sanggau agar menjauhi narkoba.

"karena undang undang kita telah mengatur hukumannya dan narkoba dapat merusak generasi bangsa," ujarnya.

Sementara itu, sebanyak empat kilogram narkotika jenis sabu dimusnahkan oleh Kepolisian Resor Sanggau di Kalimantan Barat pada Kamis (22/9/2022).

Pemusnahan sabu yang merupakan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara dilarutkan dalam cairan disinfektan dan solar.

Baca Juga:Beredar Surat Palsu Berlogo KPK Panggil Pimpinan DPRD Papua, KPK: Bila Ada Pemerasan Segera Lapor

Kepala Polres Sanggau, AKBP Ade Kuncoro Ridwan mengatakan pemusnahan tersebut dilakukan agar barang haram itu tidak bisa digunakan lagi.

News

Terkini

Banjir dan longsor menerjang lima kecamatan antara lain Kecamatan Cilograng mengakibatkan dua unit rumah ditimbun tanah longsor di Kampung Cibitung dan Kampung Pasir Peteuy

News | 21:09 WIB

Seolah-olah penetapan tersangka Lukas Enembe merupakan rekayasa politik yang berhubungan dengan persoalan pengisian jabatan wakil gubernur Provinsi Papua

News | 21:03 WIB

konversi ke kompor listrik ini tak akan menambah beban rakyat, sebab kompor listrik ini disubsidi pemerintah

News | 19:13 WIB

Tak hanya itu, sang oknum tersebut ternyata turut memberikan ancaman kepada Riri.

News | 18:48 WIB

Main aja. Kita semua saudara, sudah tidak ada lagi (istilah) cebong, kampret, dan lain-lain

News | 18:44 WIB

Tidak saya injek, tapi memang saya suruh guling-guling di jalan, dengan maksud memberikan efek jera

News | 18:33 WIB

Viral video singkat berisikan perkataan untuk menantang geng motor dengan menunjukkan benda tajam seperti pisau dan golok sambil mengucapkan mana kau gladiator biar kutikam

News | 17:54 WIB

Minibus menabrak bagian belakang sebuah truk yang melaju di depannya

News | 17:41 WIB

Ketua RT setempat mendatangi lokasi kejadian karena anak korban minta tolong, setelah kedua orangtuanya dibacok OTK

News | 17:29 WIB

Dengan cara menyanyi yang cukup lucu apalagi telah mengganti lirik tersebut, Intan lantas viral di sosmed.

News | 16:20 WIB

Pengejaran pun sempat terjadi yang dilakukan oleh warga dan Kasat Lantas Polres Buleleng setelah mendapati pelaporan.

News | 12:41 WIB

Diakuinya, masih ada beberapa aset yang perlu disertifikasi.

News | 08:00 WIB

Setelahnya, pembuatan laporan ke Polres Kubu Raya pun dilakukan.

News | 19:41 WIB

Dalam video tersebut, dengan berjongkok dihadapan soang itu, Naufal terlihat menyanyikan sebuah lagu.

News | 18:30 WIB
Tampilkan lebih banyak