Viral Driver Ojek Online Ancam Pengemudi Mobil di Pulogadung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kami kirim petugas di lapangan untuk cek

Bella
Jum'at, 23 September 2022 | 09:30 WIB
Viral Driver Ojek Online Ancam Pengemudi Mobil di Pulogadung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Driver ojol ugal-ugalan di jalan malah lebih galak saat ditegur. (Instagram/@tante.rempong.official)

SuaraKalbar.id - Unit Reskrim Polsek Pulogadung melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pengemudi ojek online mengancam pengemudi mobil di Jalan Sunan Giri, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, yang videonya viral di media sosial.

Kanit Reskrim Polsek Pulogadung Iptu Wahyudi mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (20/9), namun pihak kepolisian hingga kini belum mendapat laporan dari pengemudi mobil yang diancam tersebut.

"Belum ada laporan sama sekali, tetapi akan kami tindaklanjuti," ujar Wahyudi di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Menurut Wahyudi, jajarannya tengah menyelidiki kasus tersebut. Ia juga telah mengirimkan petugas kepolisian ke lokasi kejadian.

Baca Juga:Pintu Trafo Listrik di Medan Raib Digasak Maling, Warganet: Maunya Kena Strum Sekalian

"Kami kirim petugas di lapangan untuk cek," kata Wahyudi.

Sebelumnya viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek daring tengah memarahi dan mengancam pengemudi mobil di Jalan Sunan Giri, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Selasa (20/9).

Terlihat dalam video, driver ojol tersebut bahkan seperti hendak menghantamkan helmnya ke mobil.

Melihat video tersebut, netizen dibuat tercengang dengan suara anak kecil yang diduga berada di dalam mobil yang diamuk driver ojol tersebut.

"Tatu (takut) atu (aku) tidak suka" kata anak tersebut yang masih belum sempurna melafalkan kata-katanya.

Baca Juga:Viral Jenazah tak Ada Warga Mengantar sampai Perangkat Desa Turun Tangan, Faktanya Memilukan

Berulang kali anak tersebut terdengar mengatakan "atu tidak suka" hingga tangisnya pun pecah.

News

Terkini

Pada video lainnya saat keadaan tak lagi memanas, seorang umat tampak meminta kompensasi.

News | 13:45 WIB

Namun, benarkah video tersebut merupakan peristiwa orang selesai shalat dan dihajar PKI?

News | 08:10 WIB

Sampai dengan periode survei dilakukan, Ganjar Pranowo menjadi pilihan tertinggi publik sebagai calon presiden

News | 07:35 WIB

Berdasarkan hasil mediasi, diduga bocah tersebut mengalami halusinasi karena melihat makhluk yang tidak kasatmata ketika kejadian

News | 07:20 WIB

Ini merupakan surat panggilan kedua, sebelumnya yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk hadir tanggal 12 September 2022 lalu

News | 06:05 WIB

Tambang ilegal sangatlah meresahkan karena selain merusak alam dan menimbulkan kerugian negara, juga membahayakan bagi pelakunya sendiri dan juga masyarakat

News | 21:58 WIB

Tim fokus menuntaskan dan menunggu dari Kejaksaan Agung berkasnya dan fokus juga menyelesaikan untuk sidang kode etik. Itu fokusnya, jadi tidak perlu melebar ke mana-mana,

News | 21:50 WIB

Objek yang terbakar berada di lantai dua sedangkan di lantai satu hanya sebagian saja di bagian plafon

News | 21:39 WIB

Dalam surat yang tertanggal 21 September 2022 tersebut, ditandatangani Muh Ridwan Saputra yang disebut sebagai penyidik

News | 21:28 WIB

Ketiga korban tiba di RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi sudah dalam kondisi meninggal dunia, kemungkinan para korban kecelakaan lalu lintas ini meninggal di lokasi

News | 21:21 WIB

Saat tiba di tempat kejadian, Petra dan korban melihat ada 3 sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Ketiga sepeda motor ini bergerak hampir memenuhi badan jalan.

News | 21:09 WIB

Harapannya tidak ada lagi korupsi di MA. KPK berharap ada pembenahan yang mendasar, jangan hanya 'kucing-kucingan'

News | 19:22 WIB

Geger video pasangan sesama jenis yang sedang melakukan perbuatan tak senonoh ramai menjadi pembicaraan di kalangan warganet.

News | 18:27 WIB

Hendra menambahkan kondisi korban saat ini cukup kritis dan bagian luka-lukanya sudah dijahit oleh pihak medis Puskesmas Padang.

News | 18:21 WIB
Tampilkan lebih banyak