Di ruang tamu rumah korban, petugas menemukan obat Fordica (obat gula darah), Vitazet (vitamin), Ranitidin (obat lambung), Grisaufulpin (Obat jamur), Frousomiday (obat darah tinggi).
Diduga Korban tinggal sendiri dan memiliki riwayat penyakit hipertensi yang disinyalir menjadi penyebab kematiannya.
Setelah dievakuasi ke dalam kantong plastik mayat oleh tim medis Puskesmas dan Polsek Terentang, mayat korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga.
"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum mayat, dan pihak keluarga dari korban menganggap kejadian tersebut dialami korban dikarenakan sakit" jelas Heri
Sementara itu, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aipda Ade mengatakan, bahwa keterangan saksi-saksi di wilayah sekitaran rumah korban, sudah tidak melihat korban kurang lebih 1 (satu) minggu.
Baca Juga:Viral Video Sejumlah Mayat di Tulungagung Menyembul dari Liang Lahat Hanyut Terseret Banjir
Warga setempat memperkirakan korban pulang ke pontianak dan tidak menyangka korban meninggal dunia di kamar mandinya.
"Terhadap korban setelah dibersihkan oleh pihak keluarganya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan" tutup Ade.