"Nah kalau ini Boy, dia juga salah satu pengurus yang masih bertahan sampai sekarang," ujar Juanda memperkenalkan.
Tak jauh berbeda dari Juanda, Boy juga menegaskan memang pakan ikan menjadi satu-satunya persoalan dari program berkelanjutan ini.
Meskipun demikian, keduanya mengungkapkan tak menyalahkan Astra terkait persoalan tersebut apalagi Astra telah memberikan modal secara cuma-cuma bagi mereka untuk mengembangkan usaha tambak ikan tersebut.
"Mereka (Astra) memberi modal cuma-cuma untuk kami kembangkan. Mereka tak masalah jika memang usaha ini nantinya tak berhasil atau jika harus bangkrut. Namun kami merasa ini tanggungjawab kami, kami malu jika ini harus bangkrut. Toh masih bisa dipertahankan sampai sekarang meskipun tak jarang kami kadang patungan untuk menutup kerugian," jellas Juanda.
Baca Juga:31 Unit Damkar Dikerahkan, Api Lahap 5 Ruko di Sungai Raya!
Tak banyak bicara, Boy sendiri berharap pihak Astra dapat kembali menawarkan bantuan terkhususnya terkait pakan ikan.
"Kami berharap ada bantuan soal pakan ikan. Jika bisa sepenuhnya kita berterima kasih sekali, tapi jika hanya setengah pun sudah Alhamdulillah. Kami malu mau meminta langsung," ujar Boy.

Keduanya mengakui, meskipun hanya memberikan modal awal, pihak Astra sangat sering berkunjung untuk melakukan pemantauan dan memberikan bantuan sembako atau bantuan hari raya kepada masyarakat Gang Durian, hal inilah yang membuat Juanda, Boy dan dua orang anggota lainnya masih mempertahankan tambak tersebut.
"Mereka kalau kita minta bantuan terkait ini, pasti diberikan. Mereka baik sekali. Cuma kita pasti malu. Mereka sudah banyak membantu masyarakat di sini. Dan saya rasa adanya tambak ikan ini menjadi penyambung antara kami dan Astra. Tapi kami berharap ada bantuan, entah dari Astra atau dari pemerintah," ujar Boy dengan wajah penuh harap, yang turut mendapatkan anggukan dari Juanda.
Kontributor : Maria
Baca Juga:Banjir Lumpuhkan Jalur Lintas Provinsi di Kalbar, Ketinggian Air Capai Paha Orang Dewasa