SuaraKalbar.id - Maskapai penerbangan Lion Air kembali membuka penerbangan ke Pontianak, Kalimantan Barat mulai Minggu (13/9/2020).
Adapun rute penerbangan yang dioperasikan kembali yakni Pontianak - Batam - Medan.
"Untuk memudahkan mobilitas orang dan barang dari daerah bersangkutan kita dari Lion Air Group melakukan penerbangan kembali di rute Pontianak - Batam - Medan," ujar Distrik Manager Lion Air Group Pontianak Lukman Nurjaman, Jumat (12/9).
Ia menambahkan dengan hadirnya rute tersebut memudahkan orang baik ke dan dari Kalbar.
"Kalau tidak ada penerbangan kembali masyarakat tentu harus transit dulu ke Jakarta," jelas Lukman.
Lion Air menargetkan untuk tahap awal, satu kali penerbangan dalam sehari. Selanjutnya bakal dikaji.
"Untuk ke depan seperti apa kita akan menyesuaikan. Apabila permintaan tinggi bisa saja di tambah jumlah penerbangan dalam sehari atau seminggu," sambungnya.
Untuk jadwal penerbangan tahap awal yakni dari Pontianak pukul 10.00 WIB. Kemudian tiba di Batam pukul 11.30 WIB dan tiba di Medan pukul 13.10 WIB.
"Kita berharap di rute ini tingkat keterisian akan baik," kata Lukman.
Baca Juga: Selamat! Udara Kota Pontianak Paling Bersih se-Indonesia
Terkait penerbangan maskapai dari Lion Air Group dari dan ke Kalbar dalam sehari sekitar 7 - 8 penerbangan.
"Penerbangan itu termasuk dari lokal Kalbar yakni ke Sintang, Putusibau dan Ketapang. Keluar Kalbar baru rute Pontianak - Jakarta dan menyusul yang ini, Pontianak Batam - Medan," jelas dia.
Lebih lanjut, Lukman menambahkan Lion Air Group tetap menjalankan standar operasional prosedur (SOP), melakukan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang diberlakukan, serta tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.
"Pemeriksaan kesehatan awak pesawat sebelum penerbangan (pre-flight health check) wajib dan sangat penting guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight) serta tindakan preventif lainnya," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah